Dinilai Berkinerja Baik, Bawaslu Jatim Raih Bawaslu Award

BAWASLU JATIM Raih Penghargaan “BAWASLU Award kategori terbaik”

PolitikaMalang – Pelantikan
Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten/Kota seluruh Indonesia oleh BAWASLU Republik Indonesia kali ini digelar berbeda. Momen bersejarah bagi BAWASLU Jawa Timur karena gelaran ditutup dengan BAWASLU Award sebagai ajang penobatan kinerja BAWASLU Provinsi dan PANWASLU Kabupaten/kota terbaik untuk semua kategori.

Beberapa kategori penghargaan yang diberikan dalam BAWASLU Award tersebut adalah kategori Sosialisasi dan Pengembangan Pengawasan Partisipasi terbaik, pengawasan tahapan terbaik, penyelesaian sengketa terbaik, penanganan pelanggaran terbaik dan pemberian keterangan di Mahkamah Konstitusi terbaik serta PANWASCAM dan PPL terbaik.

Untuk kategori Sosialisasi Dan Pengembangan Pengawasan Partisipatif,  BAWASLU JATIM (Jawa Timur) bersaing dengan 34 BAWASLU Provinsi seluruh Indonesia, hingga terpilih tiga nominator untuk bersaing memperebutkan satu tiket trofi BAWASLU Award kategori terbaik.

Dari hasil penilaian panitia akhirnya BAWASLU Jawa Timur dinobatkan sebagai BAWASLU Provinsi terbaik untuk kategori Sosialisasi Dan Pengembangan Pengawasan Partisipatif menyingkirkan dua provinsi pesaingnya.

Aang Kunaefi, SH.MH Koordinator pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Timur mengatakan, Award dengan kategori Bawaslu provinsi terbaik dalam Sosialisasi dan Pengembangan Pengawasan Partisipatif merupakan apresiasi luar biasa dan tantangan ke depan untuk capaian lebih baik guna kemajuan demokrasi di Provinsi Jawa Timur dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan selanjutnya.

“Award ini diberikan bukan hanya untuk kami yang ada di provinsi, namun untuk seluruh keluarga besar pengawas pemilu yang ada di Jawa Timur,” tegas Aang.

BAWASLU Jawa Timur memiliki progran Santri Mengawasi yang diharapkan mampu menjadi inspirasi semua jajaran pengawas untuk melakukan kerja sama dengan komponen masyarakat.

Melalui program santri mengawasi, Jawa Timur yang memiliki ribuan pesantren dapat melibatkan ribuan santri untuk berpartisipasi dalam pengawasan pemilu.

Selain program santri mengawasi, BAWASLU JATIM juga berhasil melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) penyepakatan kerja sama dalam hal pengawasan partisipatif dan penelitian serta pendidikan kepengawasan.

Beberapa kerjasama juga akan dilakukan dengan beberapa kelompok atau organisasi masyarakat lainnya seperti  Pramuka, kelompok budaya juga akan gandeng sebagai mitra BAWASLU JATIM.

BAWASLU Award itu sendiri digagas sebagai wujud apresiasi Badan Pengawas Pemilu kepada jajaran di bawahnya, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota atas kinerjanya dalam melakukan pengawasan di sepanjang tahapan pemilihan kepala daerah (PILKADA) serantak 2018.(*)

 

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply