Disbudpar Kota Malang Latih Pokdarwis Kampung Tematik

PolitikaMalang – Perkembangan pariwisata berbasis kampung saat ini memang lagi marak di giatkan oleh pemerintah. Kota Malang sebagai kota wisata yang terkenal memiliki 20 kampung tematik dengan 14 pokdarwis kini sedang dilatih oleh Disbudpar Kota Malang

Kampung Tematik itu terdiri dari Kampung Warna Warni Jodipan, Kampung Budaya Polowijen, Kampung Tridi, Kampung Biru Arema, Kampung Gribig Religi, Kampung Putih, Kampung Keramik Dinoyo, Kampung Kramat, Kampung Rolakku Indah, Kampung Haritage Kayutangan, Kampung Tempe Sanan, Kampung Gerabah Penanggungan, Kawasan Wisata Panawijen. Peserta lainnya penjaga musium-musium dan pengelola wisata Kota Malang. Mereka dibekali Pelatihan Tata kelola Destinasi Wisata yang diselenggarakan tanggal 17-19 Juni 2019 di Grand Palace Hotel Malang

Pembicaranya Ida Ayu Made Wahyuni (Kepala Disbudpar Kota Malang), Gaguk S.Prawiro (Ketua BPPD Kota Malang), H.M. Purnomo Anshori (Ketua Forkom Poksarwis Jawa Timur), Titik S.Ariyanto (Jatim Park Group), Kuswandi (Batu International Wisata) dan Dr. Pia (akademisi UB)

Ida Ayu Made Wahyuni menggarapkan pelatihan ini dapat meningkatkan wawasan para pengelola wisata agar destinasi wisata di kreasi lagi sedeminan rupa yg unik antik menarik dan mempunyai kekhasan lokal. “Industri pariwisata yang salah satunya sentra industri akan dikuatkan sebagai wisata edukasi seperti keramik gerabah rotan tempe dan olahan buah” imbuhnya.

Pengembangan pariwisata yang paling utama adalah pengembangan SDM dan tata Kelola kelembagaan. Menurut H.M. Purnomo Anshori yang pernah menerima Satya Lencana Kepariwisataan 2018 menyampaikan “tata kelola ini penting untuk memperkuat kelembagaan melalui pokdarwis agar bisa membuat jejaring dan paket wisata”. Maka kedepan siapapun yang berkunjung ke masing-masing kampung wisata di Kota Malang akan mendapatkan kepuasan pelayanan wisata.

Baca Juga :   Mutasi Besar Diawal Tahun, Sutiaji Lantik 31 Pejabat di Pemkot Malang

Leave a Reply