Diundang Axis Pop Station, Bambang Irianto Ajari Tokoh Komunitas Ubah Mindset Masyarakat

PolitikaMalang – Sebagai bentuk tanggung jawab Pembina Lingkungan yang disandang Inisiator kampung Glintung Go Green (3G), Ir Bambang Irianto terus Membangun Negeri dari lorong lorong kampung melalui Workshope, presentasi, dan banyak bentuk inovasi untuk merubah mindset yang dilakukannya.

Seperti di Event Pop Station yang digelar Axis selama hampir Tiga Minggu dan hari ini terakhir di Resto Ria Djenaka jalan Bandung kota Malang rupanya benar-benar dimanfaatkan oleh para komunitas untuk saling bertemu dan mendapatkan manfaat positif.

Salah satu kegiatan temu komunitas kali ini menghadirkan inisiator Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G) Bambang Irianto yang beberapa waktu yang lalu mendapatkan Penghargaan Kalpataru untuk kategori Pembina Lingkungan dari Presiden RI.

Selain masyarakat yang hadir bahkan dari Jakarta langsung datang ke Malang, beberapa tokoh masyarakat dan perwakilan dari kampung tematik di kota Malang juga nampak hadir karena ingin bertemu dan sharing bersama Bambang Irianto.

“Membangun kampung itu pada dasarnya adalah membangun manusia seutuhnya. Kami awali dengan merubah mindset warga sebelum melakukan perubahan-perubahan yang akan merubah kampungnya. Pembangunan kampung harus berkelanjutan,” ungkap Bambang Irianto.

Menurut Bambang Irianto, kampung tematik seharusnya sesuai dengan keinginan dari masyarakatnya untuk membuat perubahan kampung itu benar-benar bisa berjalan.

“Ada beberapa tahap dalam melakukan perubahan kampung seperti tahap pertama perubahan mindset warga, susun dan gantungkan mimpi warga bersama, mulai dari diri sendiri dan kemudian kerjakan,” ujar pria yang menjadi Ketua RW 23 kelurahan Purwantoro sejak 2012 itu.

Trigger, Branding dan Edukasi menurut Bambang Irianto menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh setiap kampung yang akan berubah.

“Jangan letakkan branding di depan atau awal pembangunan kampung tetapi by process alias tidak bisa instan. Jika tidak ada edukasi yang bisa diterima oleh pengunjung, maka pengunjung tidak akan kembali,” ungkap Bambang Irianto.

Baca Juga :   The Surface Associated with Making a request Exist Physical activities Probabilities Any time Introducing Your Rugger Promise Online

Sesi yang di tunggu tunggu tiba pertanyaan dan sharing bersama tokoh berlangsung dengan meriah karena ketertarikan para peserta yang ingin konsultasi ataupun mengetahui rahasia sukses Bambang Irianto membangun Kampung Glintung Go Green.

Perwakilan Tokoh kampung putih misalnya mereka menginginkan ada pengunjung yang datang dan bisa berinteraksi dengan warga kampung putih namun itu tidak terjadi karena warga masih kurang respek terhadap kampung tematiknya . Demikian juga dengan Kampung payung daerah Kalisari, masih belum ada kekompakan antar warga dan mengaku untuk merubah Mindset warga tidaklah gampang .

“Motivasi utama gerakan transformasi kampung harus demi memuliakan martabat kemanusiaan, bukan untuk memenangkan lomba atau mengejar penghargaan semata, tetapi harus dengan tekat yang bulan untuk mau merubah pola pikir dari diri sendiri dulu,” jawab Bambang.

Dyah Arum Sari ketua Himpunan Mahasiswa pascasarjana seluruh Indonesia ( HMPI) asal Jakarta hadir di acara Workshope.” Terus terang saya penasaran ingin berkenalan dengan tokoh seorang ketua RW namun bisa mengendalikan warganya bahkan beberapa kepala daerah lain ingin mengadopsi ilmu pak Bambang untuk bisa merubah Mindset dan membangun Negeri dari lorong lorong Kampung,” ujar
Dyah Arum Sari .

Dyah mengaku ke Malang khusus ingi menemui Sang inisiator Kampung Glintung yang sukses merubah mindset Warga kecamatan Karawaci ,yakni kelurahan Gerendeng Pulo, Cimone dan Basar Baru.

“Saya niatkan khusus ingin berkenalan dengan pak Bambang dan melihat langsung kampung yang penuh prestasi itu,”pungkas Dyah.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply