Diusulkan Jadi Cabup Malang ke DPP, Sri Untari: Saya Taat Instruksi Partai

PolitikaMalang – Kabar terbaru terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Malang 2020 datang dari PDI Perjuangan. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari, mengaku, diusulkan partainya untuk maju sebagai calon bupati (cabup) Malang pada Pilkada tahun 2020 mendatang.

“Saya tidak pernah mendaftarkan diri untuk maju pada Pilkada Kabupaten Malang. Namun oleh DPD, saya telah diusulkan kepada DPP untuk maju pada pilkada tersebut,” kata Sri Untari (25/11/2019).

Terkait hal tersebut, Untari mengatakan belum mengambil tindakan atas usulan itu. Namun ia memastikan akan mengikuti instruksi tersebut sebagai kader partai.

“Saya akan jawab pada saat peringatan ulang tahun PDI Perjuangan Januari mendatang,” tegasnya.

Untari sebelumnya sempat keberatan saat diusulkan untuk maju pada Pilkada Kabupaten Malang. Ia menyebut alasan di baliknya lantaran tawaran tak hanya datang dari DPD PDIP Jawa Timur.

“Saya sudah saya sampaikan berbagai keberatan. Tapi menurut DPP, berbagai keberatan itu bisa diselesaikan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, DPC PDIP Kabupaten Malang telah membuka penjaringan bakal calon bupati dan calon wakil bupati Malang 2020 pada September 2019. Hasilnya delapan bakal calon mendaftar lewat PDIP.

Calon-calon tersebut antara lain, Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono; pengusaha, Wibie Dwi A; pengusaha, Wahyu Eko Setiawan; Kepala Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo, Hendik Arso Marhein; Ketua PCNU Kabupaten Malang, Umar Usman; Rektor Unira Kepanjen, Hasan Abadi, Wakil Ketua Umum LESBUMI PB NU, Juma’ali; Pengurus Kadin Kota Malang serta Diky Sulaiman.

Namun disamping pendaftaran lewat DPC, PDIP juga membuka pendaftaran lewat DPD dan DPP. Seperti Sri Untari, kabarnya ia didaftarkan oleh DPD PDIP Jawa Timur ke DPP PDIP.

Baca Juga :   Gelar Sosialisasi 4 Pilar bersama Guru, Gus Ali Tekankan Ideologisasi sejak dini di Dunia Pendidikan

Leave a Reply