DJP Jatim III Fokus Target 100 Persen, Maksimalkan Potensi Pajak UMKM dan E-Commerce

PolitikaMalang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III (Kanwil DJP Jatim II) menargetkan penerimaan pajak meningkat di tahun 2019. Salah satu yang menjadi fokus adalah peningkatan pendapatan dari sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pajak e-commerce.

Kepala Kanwil DJP Jatim III Rudy Gunawan Bastari mengatakan peningkatan kesadaran pajak UMKM akan terus ditingkatkan tahun ini. Menurutnya, sampai tahun 2018 penerimaan dari sektor tersebut masih terbilang rendah.

“Masih banyak UMKM yang belum tahu, tahun ini akan kami tingkatkan,” kata Rudi saat diskusi dalam Media Gathering DJP Jatim III, di Golden Heritage Koffie, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (24/1/2019).

Ia menjelaskan bahwa Pajak Penghasilan (PPh) untuk UMKM sudah turun menjadi 0,5 persen.
Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Rudy menjelaskan Wajib Pajak (WP) bisa memilih untuk mengikuti tarif dengan skema final 0,5 persen atau menggunakan skema normal yang mengacu pada pasal 17 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.

Sementara itu, untuk jangka waktu pengenaan tarif PPh final 0,5 persen, bagi WP orang pribadi yakni selama tujuh tahun, WP Badan berbentuk Koperasi, Persekutuan Komanditer atau Firma selama empat tahun, dan WP Badan berbentuk Perseroan Terbatas selama tiga tahun.

Sementara itu, Rudi juga menjelaskan tentang melalui PMK No.210/PMK.010/2018 tentang perlakuan perpajakan atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce), yang akan berlaku 1 April 2019.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa E-commerce memiliki tugas untuk memungut dan menyetorkan pajak. Ada tiga pajak yang akan dikutip e-commerce, yakni pajak pertambahan nilai yang tertunggak sebesar 10 persen, pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah.

Baca Juga :   The Fantastic Periodicals At the rear of Via the internet Learning Benefit provide Offers

Selain itu, Kementerian keuangan juga mewajibkan pedagang memiliki NPWP dan memberikan NPWP kepada pengelola e-commerce. Penerapan pajak ini tentu akan berpengaruh kepada harga yang dibebankan kepada konsumen jika pedagang dan e-commerce selama ini belum mengenakan pajak.

Pajak UMKM dan pajak e-commerce inilah yang akan menjadi fokus yang akan disosialiasikan DJP Jatim III.

Kepala bidang Humas DJP Jatim III Eko Budi Hartono sangat mengapresiasi kehadiran awak media di acara Media Gathering.

“Peran serta temen temen media untuk mengawal sosialisasi perpajakan sangat penting sehingga muncul pemahanan bagi Wajib Pajak,” ujar Eko di acara sambutan Gathering.

Eko berharap acara kumpul bareng media ini harus intens dilakukan meskipun tidah harus melalui acara resmi Garhering.

“Dalam waktu dekat ini kita rencanakan berkumpul berdiskusi dengan media bersinergi bertukar pikiran guna memperoleh solusi terobosan baru untuk menggarao potensi peningkatan capaian target 100 % di tahun 2019,” pungkas Eko.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply