Fadel Muhammad Dikukuhkan Jadi Guru Besar FIA UB

PolitikaMalang – Hari ini Kamis (23/8),Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad  Al-Haedar, dikukuhkan sebagai guru besar FIA UB. Mantan Gubernur Gorontslo yang saat ini duduk di parlemen ini, menjadi guru besar bidang kewirausahaan sektor publik.

Hari ini, pria kelahiran Ternate 20 Mei 1952 lalu itu, membawakan pidato ilmiah ‘Peran Kewirausahaan Sektor Publik Model Fadel untuk Peningkatan Kualitas Kinerja Pemerintah Daerah’.

Fadel menyebut kinerja pemerintah yang baik menurut Fadel adalah yang mampu menjadikan rakyat berpenghasilan dan menumbuhkan kepercayaan publik (public trust) serta adanya pendekatan kewirausahaan, pengelolaan pemerintahan, terutama pemerintah daerah yang harus diubah.

“Komponen yang paling utama adalah cara pandang terhadap pengelolaan APBD. APBD harus dilihat dan diperlakukan sebagai modal untuk menciptakan keuntungan publik berupa meningkatnya pendapatan rakyat dan kepercayaan publik,” kata Fadel, saat ditemui di Universitas Brawijaya, Sebelum pengukuhan .

Dalam memaksimalkan kewirausahaan sektor publik, laki laki yang mendapatkan derajat doktor dalam ilmu administrasi negara di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude ini, menemukan rumusan Model Fadel. Model ini terdiri dari tujuh poin untuk mengelola kewirausahaan sektor publik.

“Diantaranya, Pertama, kapasitas manajemen Kewirausahaan mempengaruhi secara signifikan terhadap Kinera Pemerintah Daerah.
Kedua, budaya organisasi mempengaruhi secara signifikan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah.
Ketiga, faktor Endowment Daerah mempengaruhi secara signifikan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah.
Keempat, faktor Lingkungan Makro mempengaruhi  secara signifikan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah. Kelima, Budaya Organisasi mempengaruhi secara signifikan terhadap Kapasitas Manajemen Kewirausahaan. Keenam, Faktor Endowmen mempengaruhi secara signifikan terhadap Kapasitas Manajemen Kewirausahaan.
Dan ketujuh, Faktor Lingkungan makro mempengaruhi secara signifikan terhadap Kapasitas Manajemen Kewirausahaan,” sebutnya.

Baca Juga :   Perkuat Data Aset, Pemkot Malang Gandeng KPK

Prof Fadel yang saat ini menjadi Anggota Komisi VII DPR RI dan salah satu pimpinan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) periode 2014–2019 mengatakan, Model Fadel yang ditemukannya sudah pernah diujikan dalam disertasi doktoral di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Admistrasi Negara, Universitas Gajahmada.

Ia menyebutkan Model Fadel mampu meningkatkan Kinerja Pemerintah Daerah dalam pelayanan publik. Ia menyebutkan model Fadel ini dapat direplikasi ke berbagai daerah dengan melakukan modifikasi sesuai karakter masing-masing.

“Gaya pemerintahan wirausaha ini mampu menghasilkan pelayanan publik yang lebih efektif, dan responsif serta dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik,” terangnya.

Putra sulung dari delapan bersaudara buah kasih pasangan Muhammad Muchsin Al Hadar dan Salmah binti Salim ini diharapkan nantinya bisa meningkatkan kopetensi lulusan FIA UB sehingga punya daya saing.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply