Gema Desa di Kasembon, Bupati Malang Kunjungi Tiga Desa

PolitikaMalang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M memimpin kegiatan Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) di wilayah Kecamatan Kasembon, Senin (17/2) hari ini. Pak Sanusi, sapaan akrab Bupati Malang menggelar kunjungan marathon dan menghadiri rangkaian kegiatan di tiga desa antara lain Desa Kasembon, Sukosari, Wonoagung. Hadir pula dalam kegiatan Gema Desa putaran kedua di tahun 2020 kali ini diantaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Moeljono, M.T dan Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaida Sanusi serta didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

Bupati mengawali kegiatan kunjungan dengan meresmikan Gedung Olahraga (Sport Center) BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) dan Temu Warga di Sport Center Kecamatan Kasembon. Peresmian Sport Center ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pak Sanusi didampingi Camat Kasembon, Kasiyanto. Dalam kesempatan ini, beliau juga memberikan arahan dan menampung aspirasi masyarakat.

Kemudian Bupati melanjutkan untuk meresmikan Lapangan Bola Volly dan pavingisasi jalan lingkungan di Dusun Sumbersuko, Desa Sukosari yang juga ditandai penandatanganan prasasti. Dengan menggunakan motor, beliau juga meninjau UPR (Unit Pembenihan Rakyat) di Kelompok Pembudidaya Ikan ‘Suka Mina’ dan lokasi budidaya ikan lele di Dusun Mangir, Desa Sukosari, dan Sosialisasi Program APPIK (Asuransi Perikanan bagi Pembudidaya Ikan Kecil). Kunjungan berlanjut untuk meninjau tempat dan sarana pelatihan KWT, P4S (Pusat Pelatihan Pertanian Swadaya), Kopwan, di KWT Sri Tanjung di Dusun Mangir.

Bupati juga menyerahkan bantuan kepada Gapoktan berupa alat pertanian dan bibit tanaman. Serta meninjau kegiatan Pemuda Tani UPJA (Unit Pelayanan Jasa Alsintan) berupa bengkel mekanisasi pertanian. Di dusun yang sama, Pak Sanusi juga berkunjung ke rumah ibu Waginah yang mendapatkan program Bedah Rumah dan penyerahan bantuan sembako bagi kaum dhuafa.

”Pemkab Malang menginginkan masyarakatnya berkembang dan bergerak lebih baik. Segala kekurangan menyangkut pelayanan publik coba dicarikan solusinya. Khusus untuk Dukcapil bisa dilayani secara cepat melalui aplikasi, ADM Anjungan Dukcapil Mandiri di 33 Kecamatan se Kabupaten Malang. Jika ada masyarakat alami kekurangan air bersih atau minum bisa melaporkan ke Pak Camat Kasembon. Pemkab juga gratiskan bebas bayar PBB untuk warga yang kurang mampu. Karena selama ini, Kepala Desa menyampaikan bahwa Pemerintah Desa sementara ini yang melunasi atau membayarkan. Biaya pembayaran PDAM nya bagi masyarakat tidak mampu juga sudah digratiskan oleh PDAM,” terangnya dalam arahan.

Bergeser kembali ke Desa Kasembon, Bupati menghadiri kegiatan pertemuan dengan tokoh NU dan Banom MWC Nadhatul Ulama Kecamatan Kasembon serta kunjungan program Bedah Rumah kepada Mustakim Karim warga Dusun Bejirejo. Serta, lanjut meresmikan Masjid Al Fallah, SMP Negeri 1 Kasembon bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang. Kehadiran Bupati disambut hangat warga sekolah dan 300 penari yang menampilkan Tari Sabrang. Mereka tampil sekaligus untuk merayakan HUT ke 36 SMP Negeri 1 Kasembon.

”Alhamdulillah masjid ini sudah dibangun. Bagi yang ikut membangun masjid ini insya Allah sudah dibangunkan oleh Allah SWT rumah di surganya. Masjid ini hanya dibangun untuk ketaqwaan kepada Allah SWT. Makmurkan dan ramaikan masjid ini. Mudah-mudahan keberadaan masjid ini menjadi barokah bagi warga sekolah,” jelas Pak Sanusi dalam arahannya.

Sebelum meninggalkan Desa Kasembon, Bupati melanjutkan kunjungan ke Balai Desa Kasembon untuk menghadiri Sosialisasi Ketenaga-kerjaan dan Transmigrasi. Bergeser ke Balai Desa Wonoagung, Pak Sanusi menggelar Peninjauan Bimtek Fermentasi Pakan Ternak bagi 80 orang peserta dan penyerahan secara simbolis bantuan ternak kambing dan sapi perah bagi kelompok peternak. Desa Wonoagung menjadi desa terakhir yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan Gema Desa di wilayah Kecamatan Kasembon.

”Pemkab Malang juga terus berupaya melahirkan inovasi, tak terkecuali di bidang peternakan agar peternakan rakyat ini semakin berkembang. Bagaimana caranya, semisal peternak sapi perah ini pendapatanya naik dari hasil perahan per ekor sapinya terus meningkat dan bertambah. Pendampingan terus kami lakukan, seperti saat ini digelar bimbingan teknis tata cara fermentasi pakan ternak bagi para peternak sapi perah,” ungkapnya. 

Leave a Reply