Golkar – Demokrat Usung Sutiaji – Sofyan Edi?

PolitikaMalang – Dinamika politik jelang Pilkada Kota Malang makin memanas. Partai Golkar dan Partai Demokrat Kota Malang dikabarkan sudah menjalin komunikasi dan siap mengusung pasangan calon dalam helatan pesta demokrasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima Politika Malang, dua sosok yakni Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, akan diajukan sebagai kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.

Bahkan, berdasarkan informasi itu pula DPD Partai Golkar Kota Malang sudah membuat surat permohonan kepada DPP Partai agar mengeluarkan rekomendasi resmi untuk pasangan tersebut.

Koalisi Golkar – Demokrat mengemas 10 kursi di legislatif dan jumlah itu sudah bisa dijadikan syarat pengajuan calon ke KPU Kota Malang.

Dikonfirmasi perihal itu, Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, belum membenarkan hal itu “Ditunggu saja dengan sabar, nanti pada saatnya Golkar akan menyampaikan,” kata Sofyan Edi melalui pesan singkatnya.

Sama halnya, Ketua DPC Partai Demokrat Arif Dharmawan, juga belum membenarkan akan informasi tersebut. “Belum mas, kan belum ada rekomendasi dan belum deklarasi,” kata Arif Dharmawan.

Menanggapi soal kabar ada surat pengajuan rekomendasi dari DPD Partai Golkar Malang ke DPP, Arif menegaskan jika pengajuan tersebut sah saja. “Semua parpol boleh mengajukan, itu hak parpol, mungkin Golkar merasa cocok dengan Demokrat,” tukasnya.

Ditanya perihal rencana membentuk koalisi besar enam partai yang sempat diawali dengan pertemuan di Kantor DPD Golkar beberapa waktu lalu, Arif Dharmawan menegaskan jika hal itu sulit terbentuk.

“Pada saat itu ada semacam kesepakatan untuk membuat prahu besar yang kuat dan modern dengan peralatan yang canggih serta nahkoda yg handal, tetapi pada saat dihadapkan pada ego partai dengan calonnya ternyata sulit untuk bisa direalisasikan,” ungkapnya

Kabar tentang bergabungnya Golkar – Demokrat di Pilkada Kota Malang semakin membuat dinamika politik semakin memanas. Setelah PKB – PKS – NasDem sepakat mengusung petahana, H. Moch Anton, poros lain yang terbentuk yakni Hanura – PAN – PPP dengan mengusung politisi cantik Ya’qud Ananda Gudban. Bahkan, kabarnya PDI Perjuangan juga sedang melakukan penjajakan dengan Nanda Gudban untuk kesepakatan koalisi. Golkar- Demokrat jika benar bersama dalam pilkada akan menjadi poros kekuatan baru. Kondisi itu tentunya akan menyisakan satu partai yakni Gerindra yang belum menentukan sikap politik.

Leave a Reply