Granat Titipkan Pesan kepada Sutiaji – Edi, Wujudkan Malang sebagai Kota Anti Narkotika

PolitikaMalang – Pencegahan dan pemberantasan Narkotika, terus digaungkan oleh berbagai pihak termasuk dari Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Malang.

Ketua DPC Granat Kota Malang, Dito Arief, berpesan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih periode 2018 – 2023, Sutiaji – Sofyan Edi Jarwoko, agar memperhatikan lebih serius terkait dengan pencegahan dan perederan narkotika.

Dito menjelaskan, jika saat ini sebenarnya Kota Malang membutuhkan Peraturan Daerah (Perda) Anti Narkotika sebagai landasan hukum dari turunan undang-undang anti narkotika. Dengan adanya Perda tersebut, diharapkan pencegahan perederan narkotika di Kota Malang bisa dilakukan secara maksimal.

“Kedua, saya menitipkan pesan kepada Wali Kota Malang terpilih, bapak Sutiaji agar peraturan Walikota tentang P4GN yang sudah kadaluarsa semenjak tahun 2015 segera diperbarui,” kata Dito Arief.

Sebagai kota pendidikan yang ditandai dengan adanya puluhan perguruan tinggi serta sebagai kota wisata, Malang sangat rawan akan perederan narkotika. Kondisi itu, lanjut Dito Arief, ditambah dengan semakin banyaknya daerah atau tempat yang rawan perederan narkotika seperti apartemen, kos dan maraknya tempat hiburan malam.

“Karena itu, Pemkot Malang ke depan harus banyak melibatkan Penegak Hukum, Pegiat Anti Narkotika dan berbagai Kelompok Masyarakat untuk menanggulangi masalah Narkotika di Kota Malang,” tukasnya.

DPC Granat Kota Malang juga mengucapkan selamat kepada Sutiaji – Sofyan Edi Jarwoko yang telah dipercaya masyarakat Kota Malang untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2018 – 2023 mendatang.

Baca Juga :   What Is actually That Customs With Slot machines?

Leave a Reply