Hadapi New Normal, PKB Kota Malang Gagas Pesantren Tangguh

PolitikaMalang – Rencana pemerintah untuk berdamai dengan Covid -19 yang kini ramai disebut dengan istilah New Normal atau kehidupan normal baru yaitu penerapan pola hidup baru untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam masa pandemi hingga ditemukannya vaksin penangkal Covid-19 direspon secara serius oleh DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang.

Menurut Fatchullah, ketua DPC PKB Kota Malang, salah satu yg harus terus berjalan dan kembali normal adalah dunia pendidikan yang didalamnya ada Pondok pesantren beserta kegiatan belajar mengajar baik umum ataupun agama sekaligus perputaran ekonomi yang ikut melingkupinya.

“Kita tahu sebagian besar pesantren belum memenuhi standar protokol kesehatan dalam kaitannya dengan adanya pandemi Covid -19. Terlebih lagi dalam menjalankan New Normal. Dengan besarnya potensi yang dimiliki pesantren maka perlu dipersiapkan secara matang dan ini harus ada campur tangan pemerintah dalam hal pemenuhan standart protokol kesehatan dalam menjalankan New Normal tersebut” ungkapnya.

Ia menambahkan, peran pemerintah dalam hal ini bisa diwujudkan dalam bentuk memfasilitasi Rapid Test dan Swab Test masal untuk seluruh Kiai dan santri sebagai penanda dimulai kegiatan belajar di pesantren. Ketahanan pangan dan ekonomi pesantren untuk santri yang kembali ke pesantren minimal selama 14 hari (mengikuti ketentuan isolasi mandiri) juga harus dibantu oleh pemerintah.

“Penyediaan sarana dan prasarana belajar yang sesuai standar New Normal juga harus disiapkan oleh Kemendiknas dan Kemenag, termasuk di dalamnya digitalisasi proses belajar mengajar di pesantren,” tambahnya.

Tak ketinggalan, ditambahkan mantan anggota DPRD Jawa Timur ini, alokasi anggaran khusus harus ada di APBN maupun APBD untuk pesantren selama masa New Normal, sehingga konsep Pesantren Tangguh nantinya bisa berjalan dengan baik.

Untuk menyikapi hal tersebut, PKB akan melakukan berbagai langkah politik dan akan berkordinasi dengan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di semua tingkatan dan para pengasuh pesantren di daerah masing – masing untuk melakukan pendataan persiapan serta kebutuhan pesantren dalam menjalankan masa New Normal.

PKB juga akan mempelopori dan mengawal ketat pengalokasian anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD kepada pesantren untuk menjalani mas New Normal dalam bentuk penyediaan sarana belajar, sarana kesehatan dan pemenuhan ketahanan pangan. Pihaknya juga Mendorong Pemerintah daerah untuk membantu pesantren mempersiapkan diri menghadapi masa New Normal sekaligus mengawal kebijakan tersebut hingga implementasinya.

Baca Juga :   Perkuat Data Aset, Pemkot Malang Gandeng KPK

Leave a Reply