Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2018: Beat Plastic Pollution!

PolitikaMalang – Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan sebuah kampanye pelestarian lingkungan hidup paling besar di dunia. Adanya kampanye lingkungan hidup ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global akan perlindungan alam dan Bumi. Meskipun sudah ditetapkan pada tahun 1972, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pertama dilaksanakan pada tahun 1974 dengan tema “Only One Earth”. Setiap tahunnya, tema yang diangkat berbeda-beda.

Pada tahun ini, Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengangkat tema “Beat Plastic Pollution”. Tema yang diangkat mengingatkan kembali kepada dunia bahwa pencemaran plastik sekarang ini semakin banyak. Pencemaran ini tidak hanya mencemari di darat saja, tetapi juga di laut. Dampak dari pencemaran itu banyak membunuh binatang-binatang penghuni bumi ini, seperti burung laut, ikan, penyu, dan mamalia laut lainnya. Selain tema, adapula jargon pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2018, yaitu “If You Can’t Reuse It, Refuse It”.
 
Sebagai tindak Ianjut Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK. 294/MELH/PSKL.3/6/2018 tanggal 29 JULI 2018 tentang Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2018 dan Keputusan Gubernur Nomor : 188/342/KPTS/013/2018 tanggal 2 Juli 2018 tentang penghargaan Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH) Provinsi Jawa Timur, maka diberikanlah penghargaan terkait hal tersebut oleh Gubernur Jawa Timur pada Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 yang dilaksanakan Selasa (25/9) diKomplek pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU Jalan Raya Surabaya Situbondo KM 140 Paiton Probolinggo.

Hari lingkungan hidup sedunia dan hari konservasi alam nasional Provinsi Jawa Timur 2018 dengan tema bersama wujudkan laut bebas sampah ini dibarengi dengan penyerahan penghargaan Gubernur Jawatimur yang diwakili Wagub Saifulah Yusuf kepada, Habitat masyarakat peduli Alam Raya atau hampar ketua Karsi Nerro Soethamrin Kb Tulungagung sebagai Penyalamat Lingkungan, kemudian kepada Ir Bambang Irianto Kampung Glintung Go Green kota Malang kategori Pembina Lingkungan.

Baca Juga :   Showmanship Almost limitless Bucks & Girls 15 minutes Instructions

Sementara Penghargaan Pelestari Fungsi Lingkungan diberikan kepada kelompok tani Mulyosari Jais Kab Malang Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup kategori Penyelamat Lingkungan,
Mukarom Salasa S.Si Kab Blitar kategori Perintis Lingkungan, Jumangin Kab Ngawi Kategori Perintis Lingkungan, HM Alwi Kab Lumajang Perintis Lingkungan dan Suratno Surabaya sebagai Perintis Lingkungan .

Usai memberikan sambutannya, wagub Syaifulah Yusuf turun pangung disambut Bambang Irianto ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro Kec Blimbing Kota Malang.

Wagub sangat mengapresiasi perjuangan Bambang Irianto yang hanya seorang ketua RW ternyata mampu membangun negeri ini dari lorong lorong kampung.

Prestasi demi prestasi telah banyak diraih oleh insiator kampung 3G ini. Namun bukan itu yang di cari .”saya tidak boleh terlena dengan penghargaan itu. Akan tetapi saya harus terus berkarya melaksanakan pembinaan pembinaan di kampung kampung nusantara sesuai kategori yang saya sandang yakni Pembina lingkungan,”pungkas Bambang Irianto.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply