Harumkan Kota Malang, Inisiator Kampung 3G Sabet Penghargaan Kalpataru

PolitikaMalang – Tak berlebihan jika Pemerintah Indonesia melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan Penghargaan Kalpataru disematkan kepada Ketua RW 23 kelurahan Purwantoro kecamatan Blimbing, Bambang Irianto SH yang menjadi inisiator lahirnya Kampung Glintung Go Green (3G), yang juga pernah menjadi nominator Penghargaan 72 Orang di Festival Prestasi 2017 prestasi UKP Pancasila .

Mungkin penghargaan yang luar biasa ini menjadi idaman setiap warga Indonesia menjadi target yang terprogram , namun tidak bagi Bambang Irianto pengusaha kripik tempe Ardani Malang ini .

“Tidak ada target hal ini mengalir begitu saja karena niat tulus saya ingin menularkan pengalaman saya sebagai ketua rw , berjuang untuk cinta akan lingkungan , gotong royong dan cinta tanah air dengan tekad membangun jiwanya bangun badannya ,”ujar Bambang Irinto merendah .

Setelah mendapatkan kunjungan dari Tim Verifikasi Lapangan oleh Kemen LHK yang melihat secara langsung kondisi riil Kampung Glintung Go Green (3G) di kota Malang pada hari Jumat tanggal 27 April 2018 lalu, akhirnya keputusan siapa penerima Penghargaan Kalpataru tahun 2018 terjawab sudah. Dari 20 nominator dengan Empat kategori yakni Perintis Lingkungan, Pengabdi Lingkungan, Penyelamat Lingkungan dan Pembina Lingkungan, salah satu nominator penerima Penghargaan Kalpataru “Pembina Lingkungan ” disematkan kepada Ketua RW 23 kelurahan Purwantoro kecamatan Blimbing, Bambang Irianto yang menjadi inisiator lahirnya Kampung Glintung Go Green (3G).

Kabar gembira ini, tertuang dilampiran dari Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 294/MENLHK/PSKL/PSL.3/6/2018 tentang Penerima Penghargaan Kalpataru tahun 2018 tertanggal 29 Juni 2018 , disebutkan bahwa Bambang Irianto terpilih menjadi salah satu dari dua orang yang mendapatkan penghargaan Kalpataru dengan kategori sebagai Pembina Lingkungan.

Baca Juga :   Walikota Malang Sidak Perkantoran, Efektifkan PPKM Tahap 2

” Alhamdulillah harus kita syukuri, Kalpataru ini bukan hanya karena saya tetapi juga berkat dukungan dan kerja keras dari warga saya untuk membangun kampung yang akhirnya menjadi contoh bukan hanya Nasional, namun hingga Internasional ,”ucapnya.

“Menyandang Pembina Lingkungan Kalpataru ini tidak ringan , tetapi harus berkelanjutan dan tidak boleh berhenti untuk membangun lingkungan. Panggilan presentasi ,atau pendampingan yang selama ini saya lakukan hingga luar pulau diseluruh indonesia, akan terus saya tingkatkan ,”pungkas Bambang bersemangat .(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply