Harun: Pemkot Malang Harus Kaji Ulang Trafic Light Jalan Mayjen Panjaitan

Refleksi Kota Malang 2017

PolitikaMalang – Salah satu problem mendasar sepanjang tahun 2017 yang masih belum tuntas di Kota Malang adalah masalah kemacetan. Beberapa lokasi, seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Mayjen Panjaitan, Jalan MT Haryono dan sebagainya, terlihat masih terdapat kepadatan kendaraan yang menyebabkan terjadinya arus kemacetan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Harun Prasojo, berharap pada tahun 2018 mendatang Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan bisa melakukan kinerjanya dengan baik sesuai dengan program yang telah disepakati antara eksekutif dan legislatif.

“Terutama bagaimana Pemkot Malang ini bisa mengurai atau mengurangi kemacetan pada titik jalan termasuk melakukan pengkajian rekayasa lalu lintas,” kata Harun Prasojo.

Ia mencontohkan, salah satu lokasi yang perlu dilakukan kajian rekayasa lalu lintas adalah Jalan Mayjen Panjaitan. Kondisi Traffic Light yang tepat di pintu belakang Universitas Brawijaya itu, menurut Harun malah menyebabkan tumpukan kendaraan bagi yang hendak ke arah Jalan MT Haryono ataupun kendaraan yang ingin melintas ke Jalan Soekarno Hatta.

Kondisi Traffic Light yang tidak sesuai anatara durasi waktu kendaraan jalan dan kendaraan berhenti itu, kata Harun, tak pelak menyebabkan tumpukkan kendaraan sepanjang kawasan Betek. Sehingga perlu ada kajian bersama antara Dishub, tim ahli dan pihak terkait akan efisiensi traffic light saat ini.

“Berulang kali sudah saya sampaikan kepada Dishub bahwa untuk traffic light di pintu UB agar dikaji ulang masalah panjang pendek waktu lampu merah,” tegasnya.

Politisi PAN itu menjelaskan, durasi lampu merah yang cukup panjang tidak sesuai dengan durasi lampu hijau mengakibatkan penumpukan kendaraan baik roda empat maupun roda dua dari kawasan jalan itu

Baca Juga :   Walikota Malang: Sampaikan Aspirasi Dengan Cara Yang Baik

“Apalagi ketika jam sibuk yang mengakibatkan penumpukan kendaraan hingga pertigaan Makam Pahlawan kondisi ini cukup memprihatinkan dan kami berharap kepada Dishub untuk secepatnya mengkaji kembali,” tandas Harun.

Jika ditarik ke belakang, perubahan durasi traffic light itu terjadi diawali karena Pemkot Malang mengembalikan kondisi jalan di lingkar Universitas Brawijaya (Jalan Mayjen Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan Gajayana dan Jalan Veteran) kembali dua arah.

Sebelumnya Wali Kota Malang, H. Moch Anton sudah mengeluarkan Peraturan Walikota jika di kawasan Jalan Lingkar Universitas Brawijaya itu diberlakukan satu arah. Namun, keputusan sang wali kota ditolak mentah-mentah oleh warga diseputar kawasan itu. Bahkan, karena aksi demo warga, sepanjang Jalan Mayjen Panjaitan sempat ditutup total.

Setelah terjadi mediasi antara warga dan Pemkot Malang lalu jalan kembali menjadi dua arah. Akan tetapi Pemkot Malang masih menyisakan satu permasalahan, yakni kondisi traffic light di Jalan Mayjen Panjaitan tidak sesuai antara lampu merah dan lampu hijau. Lampu merah lebih panjang dibanding lampu hijau yang hanya hitungan beberapa detik saja.

Leave a Reply