Hasan Abadi: Saatnya Santri Jadi Garda Terdepan Kemajuan Bangsa

PolitikaMalang – Momentum Hari Santri Nasional tahun 2019, diharapkan semakin memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama dan para kadernya bagi masyarakat serta negara, hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Pendidikan Maarif (LPM) PCNU Kabupaten Malang, Hasan Abadi.

Di usia Nahdlatul Ulama (NU) menjelang seabad, kata Hasan Abadi, NU sebagai organisasi Islam yang sangat berpengaruh, sudah seharusnya menjadi garda terdepan yang mampu memperkokoh persatuan dan mengawal utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karenanya, menurut Pria yang juga Rektor Universitas Islam Raden Rahmat tersebut, generasi muda khususnya santri punya peran penting dan menjadi harapan bagi maju dan mundurnya jamiyah yang didirikan para ulama ini.

“Tantangan generasi tua tentu tidak sama dengan yang kelak akan dihadapi para generasi muda.
justru anak muda yang layak dijadikan andalan bagi terus berkembang dan tersebarnya Islam Ahlussunnah wal Jamaah atau Aswaja,” kata Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini.

Pria yang digadang – gadang akan maju dalam pemilihan Bupati Malang ini berharap, dengan kemampuan menganalisa keadaan, maka santri akan semakin memahami apa tantangan yang dihadapi kelak. Terutama kemampuan menguasai teknologi dan informasi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam era revolusi industri 4.0 saat ini.

Lanjutnya, Indonesia di masa depan harus siap dengan etos mandiri. Ia menyebut warga nahdliyin harus siap dengan kemandirian agar masa depan Indonesia semakin gemilang. NU mengembangkan kader bangsa yang berkarakter.

“Menyiapkan generasi bangsa yang berkarakter dan berintegritas menjadi tugas besar NU agar mampu merealisasikan agenda masa depan. Peran NU dalam lembaga pendidikan, keagamaan, dan kebangsaan mutlak harus diperkuat dari semua lini,” tandasnya ditemui usai menerima secara simbolis bendera pataka NU dalam acara Kirab Panji NU yang digelar oleh PCNU Kabupaten Malang, Selasa 22 Oktober 2019 siang di halaman kampus Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen, Kabupaten Malang.

Untuk diketahui, Kirab yang telah berlangsung selama lima hari dan telah berkeliling ke 30 MWC NU di Kabupaten Malang ini digelar dalam rangka turut memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2019. Kirab Panji NU ini juga turut mengkampanyekan nilai-nilai nasionalisme, NKRI dan Pancasila.

Leave a Reply