Hasil Konvensi Malang Jejeg, Gunadi Handoko Terpilih Dampingi Heri Cahyono Maju Pilbup Malang

PolitikaMalang – Setelah melewati proses selama beberapa bulan, akhirnya Malang Jejeg telah merampungkan konvensi bakal calon Wakil Bupati. Hasilnya, Gunadi Handoko terpilih mendampingi Heri Cahyono alias Sam HC maju Pilbup Malang 2020 lewat jalur perseorangan.

Heri Cahyono selaku bakal calon bupati dari Malang jejeg menyampaikan bahwa tahapan memilih bakal calon wakil bupati untuk mendampingi dirinya ini penting untuk segera diselesaikan karena menjadi syarat administratif pendaftaran ke KPUD.

“Kita cari yang terbenar, bukan yang terbaik, sesuai dengan kebutuhan saat ini. Tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang. Semua akan berjuang untuk Kabupaten Malang yang jejeg,” kata Sam HC, disela-sela pengumuman hasil konvensi bakal calon Wakil Bupati ‘Malang Jejeg’ di Hotel YNO Kepanjen, Kamis (16/1/20).

Terpisah, bakal calon wakil bupati terpilih dari Malang Jejeg, Gunadi Handoko pun membeberkan perihal dirinya yang ikut konvensi jalur perseorangan ini. Gunadi mengungkapkan bahwa jalur perseorangan berbeda dengan kekuatan partai politik.

“Saya kira kita semua tahu, bahwa cost politik melalui parpol itu sangat besar. Sehingga, kalau sudah tidak rasional, inilah saya tidak mau istilahnya tersandera,” ungkap pria kelahiran Jombang ini.

Melihat sosok Sam HC sendiri, Gunadi mengutarakan bahwa yang bersangkutan merupakan partner yang hebat, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang patut diakui.

“Saya tergerak hati untuk ikut mencalonkan diri sebagai bakal calon Wakil Bupati melalui independen. Salah satu pertimbangannya juga Sam HC ini disamping dia pengusaha, dia juga dibesarkan di pondok ya,” jelas mantan Direktur PT Arema Indonesia ini.

Sementara itu, salah satu panelis konvensi bakal calon Wakil Bupati ‘Malang Jejeg’, Radar Pancadana menyampaikan jika konvensi ini merupakan peristiwa langkah dalam dunia politik.

“Pertama kali dilakukan. Konvensi semacam ini adalah penting, untuk mengangkat aspirasi publik. Konvensi begitu terbuka, hingga publik bisa mengetahui,” tutur Radar.

Radar pun menilai, melalui konvensi ini dapat memberikan peluang kepada orang-orang yang memiliki potensi besar, namun selama ini tidak pernah mendapat kesempatan untuk menunjukkan potensinya.

“Konvensi ini memunculkan orang-orang di Kabupaten Malang yang tidak memiliki peluang untuk mengekspresikan potensinya. Tidak hanya pengusaha besar tapi ada office boy itu, semua setara. Keterbukaan yang seperti ini jadi ciri konvensi,” tandasnya.

Sebagai informasi, 11 orang mengikuti konvensi bakal calon Wakil Bupati ‘Malang Jejeg’. Kesebelas orang itu diantaranya, Yogha Dody, Verry Son Petty, Tantono Setiawan, Heribertus Sumarso, Mahfudz Syaifuddin, Sutrisno, James Rionando, Gunadi Handoko, Mei Nafisha, Noval Akbar, dan Mukhamad Yahya Arif.

Setelah menjalani fit and propertest, panelis akhirnya memilih Gunadi Handoko untuk mendampingi Sam HC. Gunadi Handoko sendiri selama ini dikenal sebagai pengacara. Di kancah politik, mantan ketua PERADI Malang ini pernah menjadi pengurus PKB Kota Malang dan pernah ikut konvensi calon wakil walikota Malang yang diadakan PKB pada tahun 2018 lalu namun tidak terpilih. Terakhir, pada 2019 lalu, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil Malang Raya lewat partai Berkarya namun kembali gagal.

Tahap selanjutnya, Heri Cahyono dan tim Malang Jejeg akan segera menyelesaikan berkas administrasi sebagai syarat pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Malang dari jalur perseorangan. Setidaknya, dibutuhkan sekitar 130.000 dukungan dari warga Kabupaten Malang sebagai syarat minimal pencalonan.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

Leave a Reply