HUT ke 53, Begini Refleksi dan Target Golkar Kota Malang

PolitikaMalang – Partai Golongan Karya (Golkar), hari ini (20/10) merayakan hari jadi ke 53. Sejumlah agenda telah disiapkan dalam merayakan momen istimewa itu termasuk oleh DPD Golkar Kota Malang.

Menandai hari jadi, partai berlogo pohon beringin itu melakukan sejumlah rangkaian acara dari ziarah ke makam pahlawan hingga doa bersama di kantor partai.

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (Foto: Golkar)

Seluruh prosesi dipimpin langsung Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko diikuti sejumlah kader seperti Sukarno, Choeroel Anwar, Bambang Sumarto, Rahayu Sugiarti hingga Ribut.

Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, momen HUT ke 53 Golkar dimanfaatkan sebagai ajang refleksi bagaimana kiprah partai selama ini dalam membantu pembangunan di Indonesia, khususnya Kota Malang.

Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko saat memberikan arahan dan sambutan di HUT ke 53 Golkar (Foto: Golkar)

“Refleksi HUT ke 53 Golkar tahun ini kita pertegas kembali posisi partai dengan rakyat artinya bahwa Partai Golkar sahabat rakyat,” kata Sofyan Edi Jarwoko.

Ia menegaskan sebagai partai politik yang menyerap aspirasi publik, Golkar harus menyatu dan responsif terhadap permasalahan dan dinamika yang sedang dialami masyarakat. Karena itu, dalam kesempatan baik ini, Sofyan Edi berharap agar para kader Golkar bisa responsif, cepat tanggap untuk menyelesaikan problem kemasyarakatan.

“Kader golkar jangan elitis dan priyayi tapi mesti berbaur dengan seluruh komponen anak bangsa yang Bhineka Tunggal Ika dan selalu hadir dengan ide dan gagasan untuk ditawarkan kepada publik sebagai alternatif solusi,” bebernya.

Siap Sambut Tahun Politik

Momen perayaan HUT ke 53 Golkar selain untuk refleksi para kader partai, juga sebagai ‘starting point’ dalam rangka menyambut dua agenda politik besar, yakni Pilkada Kota Malang yang berbarengan dengan Pilgub Jatim tahun 2018 serta Pemilihan Legislatif tahun 2019 mendatang.

Dua agenda seksi itu tentu tak ingin dilewatkan begitu saja oleh Golkar. Dalam ajang Pilkada Kota Malang misalnya, partai ini sudah menyiapkan kader terbaiknya yakni Sofyan Edi Jarwoko untuk bertarung di pilkada tahun depan.

Baca Juga :   REICH Attached Articles
Kader dan Simpatisan Golkar Kota Malang (Foto: Golkar)

Mengulik sedikit kiprah Golkar di Pilkada Kota Malang, maka partai yang kini memiliki 5 kursi di DPRD itu cukup aktif. Pada Pilkada Kota Malang tahun 2008, partai ini mengajukan nama Aries Pujangkoro untuk maju sebagai calon bergandengan dengan Mohan Katelu dari PAN.

Pada Pilkada 2013, Golkar juga tak mau hanya sebatas sebagai partai pendukung. Kader terbaiknya, Sofyan Edi Jarwoko disandingkan dengan Heri Puji Utami. Sehingga belajar dari dua pilkada itu, Golkar akan tetap mengajukan kadernya bertarung di arena pilkada tahun 2018.

Berkaitan dengan hal ini, Sofyan Edi Jarwoko mengaku jika saat ini tahapan komunikasi dengan partai politik di Kota Malang sudah dilakukan dengan baik. Namun, karena kondisi politik masih dinamis, belum ada bertemu titik koalisi resmi dengan partai lain.

“Yang jelas Golkar harus koalisi dengan partai lain untuk maju dalam pilkada. Kita hanya punya 5 kursi dan kurang 4 kursi untuk mengajukan pasangan calon,” kata Sofyan.

Sofyan Edi Jarwoko Kandidat Bacalon dari Golkar Kota Malang

Golkar optimis dengan mesin partai yang saat ini terus dalam tahap penguatan, bisa menjadi modal dalam menatap Pilkada Kota Malang tahun mendatang.

Begitu juga untuk urusan Pileg 2019. Target minimal 8 kursi di legislatif sudah disematkan oleh partai. Karenanya, dalam rangka persiapan merealisasikan hal itu, kader terbaik akan diajukan menjadi bakal calon legislatif pada Pileg 2019.

Jika dilihat dari sebaran suara Golkar sebagaimana tergambar di 5 kader terbaiknya yang duduk di kursi legislatif, maka bisa terbilang partai ini cukup merata, merangsek hingga ke lima daerah pemilihan.

“Kita tetap optimis Golkar akan meraih minimal 8 kursi. Alhamdulilah tahun ini kita bisa ajukan kader kita sebagai wakil ketua dewan, dan periode mendatang target kursi harus tercapai,” pungkasnya.

Leave a Reply