Ingin Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Malang? Ini Syarat Dukungan yang Wajib Dipenuhi

PolitikaMalang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang telah menetapkan jumlah minimum dukungan pasangan calon perseorangan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang tahun 2020. Dalam rapat pleno Sabtu tanggal 26 Oktober 2019 yang lalu, ditetapkan bahwa pasangan calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan dari 6,5% penduduk Kabupaten Malang yang termuat pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

“Kabupaten Malang memiliki DPT Pemilu 2019 sejumlah 1.996.857 pemilih. Dari total itu, pasangan calon perseorangan harus mendapat dukungan dari 6,5 %nya, yaitu di angka minimal 129.796 dukungan,” ungkap Marhaendra Pramudya Mahardika, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Malang.

Ia menambahkan, 129.796 dukungan tersebut harus tersebar di lebih dari 50% dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang, yaitu di angka 17 kecamatan.

“Secara formal, informasi ini akan kami umumkan melalui media massa cetak, elektronik, online, serta papan pengumuman KPU Kabupaten Malang mulai tanggal 25 November 2019 hingga 8 Desember 2019, Hal ini mengacu pada Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilihan 2020 yang diatur melalui PKPU Nomor 15 Tahun 2019.” terang MP. Mahardika.

Sebagai informasi, bagi pasangan calon perseorangan yang hendak mendaftar pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang tahun 2020, harus menyerahkan syarat dukungan kepada KPU Kabupaten Malang mulai tanggal 11 Desember 2019 hingga batas terakhir penyerahan pada tanggal 5 Maret 2019.

Baca Juga :   Gelar Sosialisasi 4 Pilar bersama Guru, Gus Ali Tekankan Ideologisasi sejak dini di Dunia Pendidikan

Leave a Reply