Ini Komitmen SAE Di Bidang Kesehatan

Politika Malang – “Paslon SAE tak merasa memenangkan Debat Publik yang ditayangkan langsung oleh JTV Sabtu malam, 7 April 2018. Semua Paslon memiliki keistimewaan masing-masing. Biarlah publik, khususnya calon pemilih yang menjadi wasitnya”, demikian ungkap Sutiaji, calon Walikota Malang seusai menjadi peserta Debat Publik Pilkada 2018 di auditorium Hotel Harris, Malang.

Debat Publik Pilkada 2018 ini adalah yang perdana menampilkan tiga pasangan calon. Akan tetapi karena calon walikota dari paslon 1 dan 2 berhalangan hadir, diwakili oleh wakil walikota paslon Nomor 1 dan 2.

Pertanyaan dalam Debat Publik ini dirumuskan dan disusun oleh para ahli dari enm perguruan tinggi dengan fokus pada masalah utama yang diadapi kota Malang saat ini, antara lain soal kemacetan lalu lintas, pertambahan pendduk, reformasi birokrasi, perijinan dan kesejahteraan sosial.

Sutiaji – Edi menjawab pertanyaan panelis tetap dengan parameter Tri Prasetya, misalnya, komitmen SAE untuk mengcover 400.000 warga menjadi peserta BPJS denga meggunakan APBD untuk membayar premi. Paslon SAE juga berkomitmen memfasilitasi setiap kecamatan, ambulance lengkap dengan tenaga dokter dan perawat untuk layanan jemput bola bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medik darurat.

Debat Publik berlangsung lancar, diiringi sorak semangat para anggota tim sukses masing-masing paslon.

“Kami haya menyiapkan diri sebaik mungkin dengan data hasil riset untuk tampil dalam Debat Publik ini. Bagi kami silaturahim langsung dengan warga di lapangan jauh lebih bermakna untuk menjelaskan Tri Prasetya”, ujar Sutiaji.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

Leave a Reply