25 Ribu Pelanggan PDAM Kota Malang Kesulitan Air, Ini Sebabnya

PolitikaMalang – Keluhan pelanggan PDAM Kota Malang akhirnya terjawab. Kurang lebih sekitar 25 ribu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Malang mengalami krisis air selama 11 hari.

Krisis air tersebut mulai terdeteksi oleh pihak PDAM sejak tanggal 4 Januari 2019 hingga berhasil diselesaikan sekitar tanggal 15 Januari 2019.

Penanggung Jawab Sementara (PJS) PDAM Kota Malang, Anita Sari menyampaikan, gangguan layanan air minum PDAM kota Malang tersebut terjadi di wilayah Kedungkandang.

“Krisis ini karena adanya tumpukan sampah yang menutup lubang pipa shelter,” kata Anita Sari saat memberikan keterangan persnya di kantor PDAM Malang, Jumat (18/01/2019).

Menurutnya, tumpukan sampah tersebut berasal dari bekas proyek PDAM Kabupaten Malang. Pihaknya mulai menyadari hal tersebut setelah ada bunyi alarm di Command Center pada Reservoir Buring Bawah.

Setelah mengetahui adanya penurunan suply air, upaya normalisasi pun segera dilakukan.

“Pertama kami mencoba lakukan spey atau membuang angin di dalam pipa, sehingga material (sampah) di dalam pipa bisa keluar,” ucapnya

Kendati telah dilakukan spey, sampah yang menyumbat pipa shelter tidak keluar. Alhasil proses normalisasi harus dilakukan secara manual.

“Akhirnya kita hentikan sementara aliran air sambil melakukan pembersihan sampah dalam pipa,” tambahnya

Meski gangguan layanan air telah teratasi, Anita menegaskan agar masyarakat kota Malang juga tetap berwaspada pabila ada gangguan di kemudian hari.

“Kita himbau untuk menyiapkan air karena ada indikasi anomali lagi,” pungkasnya.(*)

Pewarta: Djoko Winahyu

Baca Juga :   Poker, IT, Alcohol-based drinks Challenges Filled With Japan

Leave a Reply