Jaring Aspirasi RPJMD 2019-2023, Dito Arief dan M Ula DPRD Gelar Diskusi

PolitikaMalang – Kebut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2023 Dito Arief Politisi PAN dan M Ula Gerindra kumpulkan tokoh Masyarakat untuk diskusi dan menampung aspirasi dari bawah yang tentunya juga untuk menghadapi tantangan di era revolusi Industri 4.0.

“Hasil rancangan tersebut bakal mencerminkan arah pembangunan Kota Malang selama lima tahun ke depan,” ucap Ketua Pansus RPJMD Kota Malang, Dito Arief yang diamini M Ula ketua Komisi C DPRD Kota Malang.

Masalah utama dalam penyusunan RPJMD adalah soal kualitas rencana. Pasalnya, perencanaan menjadi dasar yang nantinya berpengaruh hingga ke teknis pelaksanaan program yang telah disusun. “Rencana yang baik itu seperti apa. Kalau rencana baik, operasionalnya kan bisa baik,” tegasnya.

Menurutnya, kendala yang sering ditemui di lapangan adalah soal tersedianya data yang akurat. “Yang sering kali jadi masalah adalah untuk mendapatkan perencanaan yang baik seringkali tidak didukung oleh data yang baik. Kadang datanya tidak tersedia, atau ada tapi tidak akurat, juga kerap data tidak sinkron antara satu dengan yang lain,” urainya.

“Untuk mendapatkan perencanaan dengan kualitas yang baik, harus dipastikan bahwa data itu baik, sinkron, dan akurat. Itu yang dilakukan saat ini,” tambahnya.

Harapannya, OPD-OPD di lingkungan Pemkot Malang dikumpulkan untuk kemudian diverifikasi datanya dan dicocokkan satu sama lain. “Kalau itu dilakukan, Insya Allah rancangan teknokratik itu tidak setengah-setengah. Sehingga muncul perencanaan yang baik,” sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut, ada tiga bidang utama yang dibahas. Pertama bidang pembangunan manusia, masyarakat, sosial dan budaya. Kedua, bidang pembangunan ekonomi dan sumber daya alam. Serta ketiga, bidang pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah.

Setidaknya dari hasil pertemuan yang dilakukan oleh tim pansus bersama masyarakat ditemukan tiga masukan utama. Diantaranya yang sifatnya yuridis, substansi dan normatif.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

Dari ketiga aspek tersebut, tim kemudian mensortir menjadi dua elemen penting, baik yang sifatnya umum maupun teknis.

“Teknis ini kemudian kita arahkan kepada RKPD,” imbuhnya.

Sementara untuk masalah umum atau yang berkaitan langsung dengan gambaran umum kota Malang nantinya akan dimasukkan ke dalam RPJMD.

“Saya kira itu sesuai dengan dokumen visi misi wali kota, sehingga kita masukan ke RPJMD,” tambahnya.

Sementara itu Muhammad Ula Ketua Komisi C menyampaikan, hal teknis yang kerap ditemukan oleh tim pansus di masyarakat adalah mengenai masalah pengelolaan sampah. Oleh karenanya, menurut Ula pengelolaan sampah lebih jauh akan diatur dalam RKPD.

“Sehingga turunan RPJMD yakni RKP dapat sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dalam RPJMD itu,” pungkas Ula.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply