Jelang Pilpres, Ini Ajakan Cendekia Muda Nusantara

PolitikaIndonesia – Pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Sebelumnya, pendaftaran bakal calon anggota DPR telah dilakukan. Itu artinya menandakan telah masuk tahun politik.

Dalam suksesi kepemimpinan nasional yang akan diselenggarakan serentak dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini diperkirakan akan diwarnai dengan dinamika politik yang hangat. Bahkan situasi tersebut telah terlihat menjelang munculnya figur siapa yang di gadang-gadang yang akan bertarung dalam Pemilu nanti.

Oleh sebab itu , Ketua Umum Cendekia Muda Nusantara, Adi Baiquni meminta terutama kepada seluru elite politik dan segenap tokoh-tokoh cendekia bangsa agar untuk mewujudkan dinamika politik yang berkualitas dan konstruktif.

“Khususnya para petinggi partai politik, petinggi ormas, serta ulama-ulama berpengaruh untuk bersama-sama menjaga agar tidak ada lagi politisasi agama (Islam) untuk kepentingan kelompok tertentu secara terbuka maupun tertutup,” ujarnya saat ditemui di Kampus Pasca Sarjana Borobudur, Rawamangun, Kamis (2/8).

Adi yang juga mantan aktivis HMI ini menegaskan agar semua menghindari politik kriminalisasi, diskriminasi serta mendiskreditkan kelompok suku, ras, agama tertentu.

“Tidak boleh itu, jangan biarkan muncul karena akan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas alumni UIN Malang ini.

Selain itu, Adi juga meminta KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara dan pengawas Pemilu harus menjadi ‘wasit’ yang sportif dan kredibel.

“Kita harus bersama-sama menjaga dan membangun peradaban politik yang bermartabat. Menjaga terciptanya stabilitas sosial politik,” cetusnya.

Baca Juga :   Cell Vent out Products Very own Grow to be Important These kinds of Days or weeks Wireless Fashionable betting house News

Leave a Reply