Kampanye Akbar, Menawan Optimis Menangkan Pilkada Kota Malang

PolitikaMalang – Oo ya oo ya oo ya Bongkar! Demikian kompak ribuan simpatisan dan kader partai koalisi paslon Menawan, melantunkan lagu Bongkar milik Iwan Fals mengawali rapat umum terbuka Menawan, Minggu (6/5/2018) di depan Stasiun kota Baru Malang.

Sebelum Calon Wakil Walikota Menawan Ahmad Wanedi melakukan orasi politiknya, ribuan massa terlebih dahulu dihibur kesenian tradisional kuda lumping dan satu persatu wakil partai pengusung Bergantian melakukan orasi. Masing masing petinggi partai koalisi menyampikan kebulatan tekad memenangkan Paslon Menawan.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari menyampaikan, dari hasil survei yang dilakukan dua lembaga menunjukkan bahwa kompetisi antar tiga paslon sangat tipis. Sehingga dia optimis, tim Menawan mampu memenangkan Pilkada Kota Malang Juni mendatang.

“Kita manfaatkan waktu yang tersisa untuk bisa memaksimalkan kemenangan,” kata Untari usai melakukan orasi dalam kampanye akbar Menawan.

Menurutnya, kemenangan pasangan Yaqud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi ini akan membawa perubahan baru dalam roda kepemimpinan Kota Malang. Karena dia menilai, keduanya mampu memberi kesegaran baru dalam demokrasi kota pendidikan ini.

“Tentu dengan semangat untuk kerakyatan yang lebih baik,” jelas Untari.

Lebih lanjut perempuan berkacamata itu menjelaskan jika saat ini Kota Malang tengah dalam kondisi darurat korupsi. Calon Walikota dan Wakil Walikota Malang yang diusung pun menurutnya sudah dibekali dengan pendidikan korupsi.

“Dan partai juga ketat, apabila ada yang bersentuhan dengan korupsi maka tidak ada ampun dan akan langsung kami pecat,” jelasnya lagi.

Untari meminta, ketika pasangan Menawan benar dipilih dan menjadi kepercayaan masyarakat akan dapat menjaga amanah. Terutama dalam pembahasan APBD ataupun Musrenbang, yang diharap mampu melibatkan unsur penegak hukum, tanpa kecuali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga :   Mutasi Besar Diawal Tahun, Sutiaji Lantik 31 Pejabat di Pemkot Malang

“Pejabat harus memulai dari titik nol dengan komitmen menjadikan Kota Malang menjadi lebih bersih. Bukan hanya bersih dari sampah saja, tapi juga birokrasinya,” tegas Untari.

Terkait kabar salah satu PAC partai pengusung yaitu PPP yang melakukan dekkarasi untuk berpaling ke paslon lain, Untari mengklarifikasinya. Kalau kabar itu Hoax belaka.

” sudah saya klarifikasikan ternyata itu pengurus yang tidak aktif didatangi paslon lain (SAE) dengan membawa alat peraga dukungan kemudian diviralkan,” terang Untari.

Leave a Reply