Kementerian PU Bekali Mahasiswa dengan K3 Konstruksi

PolitikaMalang – Dalam rangka menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang kompeten, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya dan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Jakarta, bekerjasama dengan Politeknik Negeri Malang, PT. Brantas Abipraya (Persero) dan LPJK Provinsi Jawa Timur, menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknik K3 Konstruksi dan Distance Learning Tenaga Ahli Muda K3 Konstruksi dengan jumlah 1000 mahasiswa se-Malang Raya pada tanggal 15 16 Mei 2018, di Graha Politeknik Negeri Malang.

Seribu peserta yang hadir merupakan mahasiswa teknik yang berasal dari perguruan tinggi negeri/swasta dan politeknik di wilayah Malang Raya antara lain Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, Institut Teknologi NasionaI, Universitas Tribuana Tunggadewi, Universitas Widya Karya, Universitas Widya Gama dan Universitas Merdeka Malang.

Diharapkan kegiatan ini dapat mencetak tenaga ahli K3 Konstruksi (Safety Engineer) yang bisa menjadi
ujung tombak pelaksanaan K3 Konstruksi di paket-paket kegiatan yang ada di industri konstruksi baik yang nasional maupun internasional.

Menurut Direktur Jenderal Bina Konstruksi-Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin bahwa ,
Pembangunan Infrastruktur menjadi salah satu fokus pembangunan nasionaI yang terus dijalankan Pemerintah saat ini, agar kita bisa bersaing dengan negara Iain dalam persaingan global. Karena itu diperIukan pembinaan konstruksi yang dapat mendukung pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional, serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektorsektor strategis ekonomi domestIk.

“Ini merupakan realisasi dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Abipraya dengan menyasar kepada pelajar berprestasi calon pekerja kontruksi tanpa dipungut biaya dengan persyaratan tertentu. Nantinya para mahasiswa ini akan siap mengikuti uji sertifikasi pekerja konstruksi yang diwajibkan untuk para pekerja, ujar Syarif Burhanuddin.

Baca Juga :   Cell Vent out Products Very own Grow to be Important These kinds of Days or weeks Wireless Fashionable betting house News

Widyo Praseno selaku Direktur Operasi II PT Brantas Abipraya (Persero), yang biasa disapa dengan Seno menambahkan, kegiatan ini pun terdorong dilaksanakan dalam rangka implementasi Undang-Undang Republik Indonesia No. 02 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang menyatakan setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja. Permasalahan K3 konstruksi seringkali menjadi penyebab banyaknya kecelakaan kerja seperti rendahnya pemahaman dan kepekaan terhadap bahaya dan risiko konstruksi. Kegitan ini pula menjadi salah satu sosialisasi pentingnya tenaga kerja bersertifikat dan bertujuan untuk nantinya melindungi tenaga kerja nasional agar memiliki nilai tambah yaitu lebih berkompeten dan produktif.

Peran mahasiswa sebagai penerus generasi konstruksi sangatlah penting, sehingga kami menginisiasi program bimbingan tersebut sekaligus pelatihan untuk Ahli K3 Konstruksi Muda ini agar mereka mampu bersaing dan siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” pungkas Seno.(*)

Pewarta :Djoko Winahyu

Leave a Reply