Kepala Perum Jasa Tirta I Sayangkan Bergantinya Icon Kampung 3G

POLITIKA MALANG – Perum Jasa Tirta Akan Menyurati RW 23 Purwantoro
Terkait dengan CSR PJT dalam bentuk Pico Hydro yang tidak difungsikan.

Pergantian kepengurusan RW 23 kelurahan Purwantoro yang berdampak pada bergantinya icon RW 23 dari Glintung Go Green (3G) menjadi Glintung Kultur sangat disayangkan oleh Kepala Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant Ruritan.

Salah satu dampak yang disebabkan adanya pergantian icon dan kepengurusan RW 23 tersebut menurut Raymond
adalah tidak berfungsinya bantuan Corporate Sosial Responsibilities (CSR) dari Perum Jasa Tirta I yang memberikan Pico Hydro sebagai mesin pembangkit listrik dengan menggunakan energi air.

“Saya dengar infonya memang ada pergantian kepengurusan RW 23 Purwantoro, tapi yang saya sayangkan mengapa kok Pico Hydro itu justru tidak berfungsi saat ini setelah ada pergantian,” ujar Raymond Valiant Ruritan.

Raymond mengetahui mesin Pico Hydro itu tidak berfungsi setelah pihaknya mengirimkan tim untuk memeriksa apakah bantuan CSR PJT I berupa Pico Hydro tersebut masih digunakan.

“Dulu kami memberikan itu kepada Pengurus RW 23 yang lama karena nantinya akan digunakan untuk penerangan Balai warga ataupun menghidupkan mesin penyiram otomatis dan lain sebagainya.

Kami akan bersurat kepada Pengurus RW 23 Purwantoro tentang bantuan CSR dari kami tersebut,” ujar Raymond Valiant Ruritan.

Kepala PJT I tersebut masih berharap bantuan Pico Hydro dari PJT I tersebut masih akan dipergunakan, namun jika tidak maka pihaknya akan kembali memeriksa klausul isi perjanjian saat pemberian bantuan CSR tersebut.

“Saat diserahkan itu dulu, ada klausul yang menyebutkan bahwa warga bersedia memanfaatkan bantuan CSR berupa Pico Hydro tersebut,” ungkap Kepala Perum Jasa Tirta I yang kantornya ada di jalan Surabaya kota Malang ini.

Baca Juga :   Sidak Proyek Kayutangan Heritage, Walikota Malang Minta Kemudahan Akses Warga

Raymond juga mengingatkan bahwa pemberian CSR kepada RW 23 Purwantoro tersebut bukan hanya dari PJT I saja, melainkan dari beberapa BUMN juga turut memberikan CSR meskipun dalam bentuk yang berbeda-beda.

Edu Park, Board dan Pot Bunga dari BRI tentunya juga akan dipertanyakan ketika kampung itu berganti Icon.

Terpisah IR Bambang Irianto sang Inisiator kampung 3G ketika ditanya wartawan terkait pertanggung jawabannya terhadap CSR, mengatakan bahwa”CSR diberikan kepada lembaga ” RW 23 Kel. Purwantoro “, bukan pada pribadi Ketua RW, maka dari itu segala hak dan kewajiban sebagaimana diatur dalam perjanjian antara pemberi bantuan dan penerima bantuan melekat pada lembaga RW 23. Selain itu CSR bukan iklan, sehingga tidak ada biaya advertensi atas dipasangnya logo perusahaan,” ujar Bambang Ir.

Bambang juga menegaskan, bahwa selama menjabat ketua RW 23 Glintung Kelurahan Purwantoro Kec Blimbing tak pernah ada masalah.

“Selama saya menjabat Ketua RW 23 hak dan kewajiban saya penuhi dengan sebaik-baiknya,” pungkas penerima penghargaan tertinggi Kalpataru Pembina Lingkungan dari Kementrian Lingkungan Hidup RI.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply