Ketua PWNU Jatim: Tidak Ada Partai Yang Lebih NU dari PKB

PolitikaMalang – Naiknya suara PKB secara signifikan pada pemilu 2019 lalu disambut gegap gempita oleh seluruh kader PKB. Seperti dikutip dari Radar Bangsa, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar menyebut Partai kebangkitan Bangsa (PKB) adalah partai yang kental dengan garis perjuangan NU.

Dari seluruh partai yang ada di Indonesia, kata Kiai Marzuki, PKB adalah satu-satunya partai yang bisa mengakomodir aspirasi warga NU.

“Tidak ada partai yang lebih NU dari PKB. Sebab PKB, pendirinya merupakan Syuriyah PBNU,” kata Kiai Marzuki saat menghadiri Halal bi Halal PKB Prigen, Pasuruan, Minggu 30 Juni 2019 malam.

Oleh sebab itu, Kiai Marzuki mengingatkan seluruh kader PKB untuk tetap memperjuangkan aspirasi warga NU saat terpilih menjadi anggota legislatif. Karena PKB satu-satunya partai yang bisa mengakomodir warga NU.

Kiai Marzuki juga mengingatkan anggaran dasar rumah tangga PKB sesuai dengan garis ideologi an-Nahdliyyah, yaitu ahlussunaah waljamaah.

”Banyak partai yang berazaskan Islam. Namun kalau saya lihat pada aturan anggaran dasar rumah tangga, hanya PKB yang mencantumkan azas ahlusunnah wal jamaah. Ngono yo kok tetep diarani gak NU,” tegas Kiai Marzuki.

Kiai Marzuki menegaskan bahwa tak ada partai yang bisa mengakomodir aspirasi warga NU hingga 99,99 persen kalau bukan PKB. PKB selama ini sudah terbukti dan tak usah diragukan lagi menyalurkan aspirasi warga NU, seperti adanya peningkatan pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, Madin, dan danai masjid.

Kiai Marzuki menilai saat ini banyak partai dari kader NU, justru tak mampu membawa perubahan dinamika masyarakat khususnya di Jawa Timur.

“Lebih baik ada anggota dewan yang berjumlah 13 orang dari kader PKB. Dari pada ada 20 kader NU yang tersebar di partai lain. Karena kalau satu komando gak ribet,” terangnya.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

Dalam pernyataannya, Kiai Marzuki mengaku berbahagia kalau PKB menang, namun susah kalau partai dari kader NU ini kalah. Karenanya ia mengingatkan pada kader PKB tetap mematuhi para kiai dan tak lupa akan perjuangan para Kiai yang merupakan pendiri NU, seperti KH Hasyim Asyari, KH Wahab Chasbullah dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad juga mengapresiasi kerja keras para kader pada pemilu 2019 lalu. Seperti diketahui PKB Kabupaten Malang memperoleh 12 kursi DPRD dari yang awalnya hanya 7 kursi pada pemilu 2014.

“Ini berkat kerja keras dan sinergitas yang baik antara NU dan PKB, semoga membawa manfaat untuk warga NU di kabupaten Malang” pungkas caleg DPR RI terpilih dapil Malang Raya ini.

Leave a Reply