Khofifah Beri Orasi Kebangsaan di Harlah NU

PolitikaMalang – Peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Harlah ke 96 NU dan Harlah 73 Muslimat NU, digelar di Unisma Malang,Rabu (3/4/2019).

Ratusan peserta dari PCNU, Muslimat NU, dan Banom NU Kota Malang memenuhi gedung pascasarjana lt.7 Unisma, bahkan orang nomor satu di Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa maupun Kota Malang Sutiaji juga hadir.

Peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Harlah ke 96 NU dan Harlah 73 Muslimat NU di Unisma Malang ini berlangsung meriah dan sukses.

Prof Maskuri Rektor Universitas Islam Malang dalam sambutannya mengatakan bahwa, Unisma Malang siap mendukung PCNU dan Muslimat NU untuk mencetak kader-kader yang memiliki jiwa intelek dan spiritual yang seimbang.

“Semoga dalam era digital saat ini kader PCNU dan Muslimat NU kota malang mampu mengawal serta menjadi contoh karakter yang berhaluan ahlussunah wal jamaah,” kata Rektor.

Unisma siap untuk mengantarkan calon kader muda NU serta siap mendukung program-program yang dicanangkan PCNU, Muslimat NU, Pemkot Kota, program dari Pemprov, maupun dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Malang Sutiaji dalam sambutannya juga mengatakan kalau hari ini persoalan bangsa masih terlalu banyak. “Gunjingan dan fitnah sudah biasa, tugas kader muda NU yang harus memfilter dan memberikan contoh untuk membangun karakter bangsa,” ungkap Sutiaji.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir, juga memberikan orasi kebangsaan. Oraasi tersebut mengusung tema Reaksi Post Truth (pasca kebenaran).

Ia menjelaskan tentang bagaimana suatu tindakan yang digunakan untuk meracuni suatu pemikiran (poisoning water) yang disebar melalui media elektronik.

” Saya berharap para Kiai dan Nyai untuk selalu menyaring informasi, memeriksa kebenaran suatu informasi di era milenial ini,” tutupnya.(*)

Baca Juga :   Walikota Malang Sidak Perkantoran, Efektifkan PPKM Tahap 2

Pewarta: Djoko Winahyu

Leave a Reply