Komitmen Bidang Kesehatan, Wanedi: Kami Punya Program Kongkrit dan Riil

PolitikaMalang – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ya’qud Ananda Gudban – H. Ahmad Wanedi dalam Program 25 Aksi Menawan menaruh perhatian pada dunia kesehatan.

Paslon dengan jargon Ayo Noto Malang ini memiliki sejumlah program riil dari 1 Kelurahan 1 Ambulans hingga Posyandu bagi para lansia serta tunjangan untuk ibu hamil dan menyusui.

Khusus untuk 1 Kelurahan 1 Ambulans, Calon Wali Kota Malang, H. Ahmad Wanedi mengatakan, hal ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Paslon Menawan terhadap dunia kesehatan adalah dengan

Dijelaskan, program ini cukup penting, karena berkaitan dengan sarana dan prasarana bagi masyarakat untuk sampai di rumah sakit atau puskesmas terdekat.

“Hasil kami turun ke masyarakat, utamanya di kawasan padat penduduk dan jauh dari jalan raya, transportasi seperti ambulans ini cukup krusial. Harga sewa ambulans di rumah sakit cukup mahal dan memberatkan masyarakat,” kata Wanedi.

Data Dinas Kesehatan Kota Malang, jumlah ambulans yang dimiliki oleh pemerintah saat ini sebanyak 34 unit dengan rincian ada 30 ambulans disebar di 15 puskesmas atau 2 ambulans setiap puskesmas, 2 ambulans di Pusat Pelayanan Olahraga dan Kesehatan serta Dua Unit di Rumah Sakit Bersalin. Jumlah ini tentunya mash kurang ideal jika dibanding dengan jumlah masyarakat Kota Malang.

Jika mengaca pada Kabupaten Purwakarta dengan jumlah penduduk 932.701 jiwa, kabupaten ini memiliki jumlah ambulans yang siap melayani warga sebanyal 120 unit ambulans. Kondisi ini berbanding terbalik dengan Kota Malang sekitar 895 ribu orang yang hanya memiliki ambulans sebanyak 34 unit.

“Kondisi sarana kesehatan berupa ambulans dengan jumlah penduduk ini tentunya perlu ada solusi bersama. Penambahan 1 unit ambulans untuk 1 kelurahan berbasis pada kebutuhan masyarakat. Bahkan kedepan, kita sudah merancang bagaimana ambulans ini bekerja dengan kemampuan teknologi sehingga lahirlah ambulans online yang setiap saat 24 jam siap melayani masyarakat,” bebernya.

Baca Juga :   How Might Web based Cellular phone Advanced online casino As well as Port Recreation Affect Our Life?

Selain itu, dalam upaya menciptakam Kota Malang, menjadi Kota yang layak anak dan perempuan maka ada program bagi ibu Hamil dan Menyusui selama ini kurang diperhatikan, oleh pemerintah.

Sarana dan prasarana bagi ibu hamil dan menyusui masih kurang di ruang publik. Tunjangan Bagi Ibu Hamil dan Menyusui adalah program yang dilandasi tentang masih banyaknya ibu hamil dan masih bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.

“Tentunya hal ini cukup riskan mengingat angka kematian bayi dan ibu cukup tinggi,” ucap Wanedi

Begitu pula dengan ibu menyusui khususnya penguatan program pemberian ASI bagi bayi yang linear dengan program pusat. Tentunya, pasangan Menawan ingin menciptakan generasi yang baik dan unggul untuk membangun masa depan Kota Malang lebih baik.

“Kami juga berkomitmen bagaimana layanan kesehatan di Kota Malang bisa baik dan sesuai dengan standar mutu yang baik,” pungkasnya.

Leave a Reply