Kota Malang Turut Andil Dalam Russia – Indonesia Business Forum

PolitikaMalang – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) ikut andil dalam ajang Russia – Indonesia Bussines Forum yang digelar di Moscow, Kamis (2/8).

Dalam kesempatan yang dihadiri oleh perwakilan dari Rusia serta beberapa Gubernur, Bupati dan Wali Kota itu, Pemkot Malang diberikan kesempatan untuk memaparkan tentang potensi industri dan pariwisata di forum internasional itu.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Tri Widyani, menyampaikan forum ini cukup strategis dalam membawa Kota Malang ke kancah internasional. Ia menyampaikan, jika Kota Malang memiliki potensi industri dan wisata yang cukup baik didukung dengan beberapa faktor penunjang seperti kondisi sosial politik yang stabil, pertumbuhan ekonomi yang baik dengan tingkat inflasi yang rendah serta pembangunan infrastruktur di berbagai lini.

Selain itu, Tri Widyani juga menerangkan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang selama empat tahun terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan. Produk Domestik Bruto (PDB) dari tiga sektor yakni hotel dan restoran, manufaktur dan jasa pelayanan mengalami kenaikan yang cukup baik dari tahun 2013 hingga tahun 2017 itu ditambah dengan data inflasi yang berhasil ditekan sampai angka 2,25 persen hingga pertengahan tahun 2018 ini.

“Ada potensi investasi dan sektor bisnis yang ada di Kota Malang yakni pada sektor properti, jasa layanan, wisata, industri kreatif serta pendidikan,” kata Yani, sapaan akrabnya.

Melalui selulernya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, menjelaskan kepada politika, yang cukup membanggakan disampaikan oleh dubes RI di Mosco kala dinner party presentasi kota malang mendapat apresiasi dan bangga akan perkembangan daerah utamanya kampung 3G Kota Malang yang banyak mendapatkan berbagai prestasi hingga dunia Internasional.

Baca Juga :   Wawali Malang Sofyan Edi Antusias Amati Uji KIR

Sementara itu, Kepala Disbudpar, Ida Ayu Wahyuni, mengatakan, forum bisnis ini adalah peluang Kota Malang untuk menggaet pasar baru wisatawan luar negeri utamanya dari kawasan Rusia. “Harapannya dengan kita bisa mempromosikan potensi wisata, akan ada banyak wisatawan asing yang datang ke Kota Malang,” kata wanita yang akrab disapa Dayu.

Dikatakan, ada empat potensi wisata di Kota Malang yang mampu menggaet wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri, yakni wisata kuliner, wisata heritage, taman kota hingga City and Innovation Tourism yang sudah dipersiapkan.

“Kota Malang saat ini juga memiliki edutourism atau wisat edukatif yang ada di Kampung 3G,” jelas Ida Ayu.

Bahkan sekarang ini, wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke kampung glintung harus inden daftar kunjungan karena sangat padat kunjungan wisata dan edukasi.

Keberhasilan ketua rw 23 Kampung Glintung, Bambang Irianto bahkan dijadwalkan, Agustus ini pak Bambang ketua Rw 23 kampung Glintung akan menerima penghargaan Kalpataru kategori “Pembina Lingkungan ” dari Presiden .

Dikatakan Ida Ayu, “Destinasi baru kampung tematik kota malang sekarang menjadi jujugan wisatawan termasuk kampung glintung go green.

Upaya yg dilakukan Pak Bambang mengatasi banjir dan menciptakan suasana green dilingkungannya sangat luar biasa,”puji kepala Disbudpar Kota Malang ini.

“Kalau diberi penghargaan oleh Presiden, memang sudah sepantasnya dan tugas Pak Bambang harus bisa mereplikasi kampung 3g sebagai percontohan baik di tingkat Nasional maupun internasional ,”pungkas Ida Ayu.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply