KPU Gelar Sosialisasi Penyusunan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD 2019

PolitikaMalang – KPU Kota Malang menggelar Sosialisasi Penyusunan Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi DPRD Kota Malang dalam Pemilihan Umum 2019. Acara yang di helar di Hotel Trio Indah 2, Jum’at (8/12).

Sosialisasi yang di hadiri oleh sekitar 100 orang dari unsur KPU Kota Malang, PPK se Kota Malang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Malang dan perwakilan Partai Politik (Parpol).

Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin, menjelaskan dan melakukan simulasi Penataan DAPIL di Kota Malang pada Pemilu 2019. Yang sesuai dengan pasal 185 UU No. 7 Tahun 2017 tentang 7 asas, yakni, Kesetaraan, Ketaatan, Proporsional, Integralitas, Conterminuitas, kohesifitas, Kesinambungan.

“Ini merupakan rangkaian tahapan pemilu legislatif tahun 2009, dan di tahun 2017 ini kami harus melakukan penataan dapil dan alokasi kursi, agar nanti waktu proses pengusulan dan uji publik bisa memberi ruang kepada masyarakat,” ujar Zaenudin.

Di Kota Malang untuk Dapil dan jumlah kursi masih belum ada perubahan, terkait perpindahan kursi, menurut Zainudin, KPU Kota Malang masih menunggu DAK 2 yang sumbernya dari Kemendagri.

“Tanggal 17 nanti akan di berikan, sehingga kemunmungkinan akhir Desember akan ketahuan posisi di masing-masing dapil,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Zainudin juga menjelaskan bahwa kemungkinan yang akan ada perubahan yakni dapil Klojen. Untuk alokasi kursi yang sesuai di sampaikan oleh Zainudin, bahwa Masing-masing dapil untuk Kedung Kandang, Sukun dan Blimbing yakni 10 kursi, dapil Lowokwaru 9 dan yang paling sedikit yakni 6 kursi merupakan dapil Klojen.

“Kalau tanggal 17 Desember nanti ada perubahan, kemungkinan hanya ada pergeseran kursi di dapil Klojen, dan yang berkurang penambahannya nanti kemungkinan di Sukun dan Kedung Kandang,” tungkasnya.

Baca Juga :   Showmanship Almost limitless Bucks & Girls 15 minutes Instructions

Dengan jumlah penduduk di Kota Malang yang sudah di data oleh Dispendukcapil dengan data per Juni 2017, yakni untuk L = 416.379 dan P = 418.166 dengan jumlah total = 834.545 jiwa. Dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu dapil Sukun dan Kedung Kandang.

“Perpindahan itu hanya 1 kursi saja apakah kursinya nanti pindah di Kedung Kandang atau Sukun nanti kita lihat jumlah penduduknya yang terbesar yang mana,” imbuhnya.

Leave a Reply