KPU Kota Malang: PPK Harus Amanah, Jangan “Main Mata”

PolitikaMalang – KPU Kota Malang resmi lantik Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK), yang sesuai dengan berdasarkan surat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang dengan nomor 29/ HK 03.1-Kpt/ 3573/ KPU-kot / XI/ 2017. Yang dilaksanakan di Ruang Sidang Balaikota, Senin (20/11).

PPK nantinya akan mengawasi pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota, yang akan di laksanakan pada tahun 2018 mendatang. Para peserta yang lolos seleksi dalam mencalonkan PPK, membaca sumpah janji yang di iringi langsung oleh Anggota / Divisi SDM dan Parmas Komisi Pemilihan Umum Kota Malang, Ashari Husen, S.Sos, M.Si.

Dalam sambutannya, Komisioner KPU Kota Malang, Azhari Hussein, berpesan kepada Anggota PPK yang baru dilantik agar mengemban amanah dengan baik, tidak memanfaatkan jabatan itu untuk kepentingan pribadi, calon peserta pilkada maupun golongan.

“Mari jaga amanah ini dengan baik, jangan sampai ada penyelenggara main mata karena kita diikat dalam satu tatanan etika. Kalau niat anda menjadi PPK hanya untuk menggapai rupiah maka buang jauh-jauh hal itu atau mundur saat ini juga,” tegas Ashari Hussein.

Selain itu ia juga berpesan kepada para peserta Pilkada nanti agar berkomitmen tidak melakukan politik uang kepada masyarakat dan penyelenggara pemilu. Begitu juga kepada masyarakat Kota Malang, KPU berpesan agar berani dan ikut bersama memberantas ‘money politik’.

“Masyarakat Kota Malang harus sadar jika money politik itu menurunkan harga diri bangsa serta harga diri keluarga,” tegasnya.

Dikatakan pula proses demokrasi melalui Pilkada ini diharapkan bisa mampu melahirkan pemimpin dalam upaya memperbaiki Kota Malang. “Saya mengajak masyarakat Kota Malang untuk bersama-sama memperbaiki Kota Malang, mari kita sama-sama niatkan untuk memilih pemimpin yang bisa menjadikan Malang sebagai Kota yang baik, dan bisa mensejahterakan masyarakatnya,” ujar Ashari.

Baca Juga :   Wie man Spielautomaten-Spiele kostenlos spielt

Selain itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Eko Sasmito, juga menjelaskan bahwa, dalam pelantikan PPK di Kota Malang, berjumlah 25 yang masing-masing mewakili dari tiap Kecamatan sejumlah 5 orang. “Di harapkan nanti semuanya bisa jujur dalam pilkada tahun depan,” ungkapnya.

“Sebagaimana amanat dalam UU KPU, harus menjaga totalitas, meskipun saya dan Pak Wali juga ikut berkompetisi di dalamnya, APBD kita yang buat, tapi kalian (PPK) tidak boleh dumeh, atau bermain mata dengan kami berdua,” ujar Wakil Walikota Malang, Sutiaji.

Leave a Reply