Lawan Pragmatisme, Hasta Komunika Dorong Pilbup Malang Jadi Arena Adu Gagasan

PolitikaMalang – Gelaran pilkada Kabupaten Malang 2020 sudah di depan mata. Para bakal calon kepala daerah pun sudah mulai tebar pesona. Bahkan, ada beberapa partai politik yang telah membuka penjaringan calon bupati dan wakil bupati Malang, yaitu PDI Perjuangan dan Partai NasDem. Ditambah, ada juga figur yang sudah deklarasi untuk maju lewat jalur perseorangan atau independen. Diprediksi, pertarungan pilkada Malang 2020 akan berjalan seru.

Namun disisi lain, di tengah riuh ramainya para tokoh yang sudah mulai melakukan safari politik, belum banyak terdengar perang gagasan dari mereka. Fenomena ini turut ditanggapi oleh Direktur Hasta Komunika research & consultant, Muhammad Anas Muttaqin.

Menurutnya, salah satu yang bisa menarik perhatian masyarakat adalah visi dan gagasan dari para tokoh yang akan turut tampil dalam kontestasi demokrasi. Masyarakat menunggu ide apa yang akan dilontarkan oleh calon dalam membangun akabupaten Malang kedepan.

“Kandidat perlu segera membangun branding politik yang menjadi pembeda satu dengan lainnya” ungkapnya saat ditemui media (15/11/19).

Anas menambahkan, luasnya wilayah kabupaten Malang dan besarnya jumlah pemilih membuat para bakal calon harus bekerja lebih awal. Hal ini penting untuk menjaga popularitas dan positioning bakal calon dalam rangka membangun komunikasi politik serta mendapatkan rekomendasi partai politik pengusungnya nanti.

“Logikanya, partai tidak akan mengusung kandidat yang punya popularitas dan elektabilitas rendah” tambahnya.

Pria asli Malang ini menjelaskan, di era demokrasi modern seperti saat ini, kunci dari memenangkan pilkada terletak pada penguasaan data dan memenangkan persepsi publik. Berdasarkan hasil survei, era demokrasi langsung tidak bisa hanya mengandalkan partai pengusung, preferensi masyarakat terletak pada figur, bukan partai.

“Dalam sejarahnya, kabupaten Malang selalu dipimpin oleh figur yang punya karakter kuat, ini daya tarik yang juga harus jadi perhatian” katanya.

Baca Juga :   Perkuat Ideologi, Gus Ali Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Untuk itu Hasta Komunika mendorong agar pilkada kabupaten Malang 2020 nanti menjadi ajang perang gagasan, karena menurutnya potensi daerah yang begitu besar tidak bisa dimaksimalkan oleh pemimpin yang biasa – biasa saja.

Seperti diketahui, selama ini Hasta Komunika telah terlibat aktif dalam kontestasi pilkada di beberapa daerah, termasuk Malang Raya. Anas juga memberi bocoran, pihaknya akan segera mengadakan survei politik untuk mengukur sejauh mana popularitas para tokoh dan harapan masyarakat.

Leave a Reply