Manfaatkan Buah Tropis, Tim Bataco Indonesia UB Sabet Medali Emas di Ajang InIIC 2019

POLITIKA MALANG
Tim gabungan Teknik Elektro (TE) dan Agribisnis (Agr) UB Sabet Medali Emas di ajang International Invention and Innovative Competition (InIIC) 2019 Malaysia.

Medali Emas ini berkat temuan Tim BATAKO UB inovasi produk kopi dengan ekstraksi buah tropis Indonesia (Manggis, Nanas, Pisang, dan Sirsak). Ekstrak buah ini dipadukan dengan Kopi Arabica.

Kopi merupakan komoditas yang paling diminati di seluruh dunia. Budaya minum kopi sangat beragam sesuai dengan peminat di negaranya masing-masing.

Ada yang suka kopi dengan rasa pahit, asam, maupun kopi dengan rasa manis. Begitupula di Indonesia, kopi sudah menjadi teman nongkrong di kalangan masyarakat Indonesia.

Pun demikian, budaya minum kopi yang terus meningkat ini akan berdampak terhadap kesehatan pada tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Kandungan kafein dalam kopi berdampak buruk pada kesehatan jika tidak di barengi dengan pola hidup sehat. Selain itu peningkatan budaya minum kopi ini diiringi dengan angka yang rendah dalam mengkonsumsi buah – buahan untuk pemenuhan gizi mikro dalam tubuh.

Menyiasati hal ini, Tim BATACO Indonesia menawarkan inovasi produk kopi dengan ekstraksi buah tropis Indonesia.

Inovasi ini memberikan solusi untuk penggemar kopi dalam pemenuhan gizi mikro dalam tubuh. Produk ini juga dapat mencegah blood hardening (pengerasan pembuluh darah) yang mengakibatkan stroke, mencegah serangan jantung akibat efek kafein yang berdampak menghasilkan kontraksi yang kuat pada jantung, dan mampu meningkatkan kinerja otak dalam meningkatkan daya ingat.

Dengan temuan ini Tim Bataco Indonesia UB berhasil membawa pulang Medali Emas di International Invention and Innovative Competition (InIIC) 2019 Malaysia, mampu bersaing dengan lebih dari 100 inovasi lainnya di Hotel Malacca, Malaysia berkat bimbingan Eka Maulana, ST, MT, MEng.

Tim BATACO Indonesia terdiri dari Yusril Fatahilmi (TE’16), Elok Paikoh (Agr’15), Novita Kartika Kusuma Wardani (Agr’16), Fajar Noor Alamsyah N. (Agr’16), dan Muhamad Ibnu Fajar (TE’17). Segenap tim berangkat ke Malaysia untuk presentasi karya pada tanggal 27-29 April 2019.

Ditanya mengenai rencana kedepan untuk pengembangan BATACO Indonesia , Yusril Fatahilmi menyampaikan Harapannya untuk mengembangkan penelitian ini.

“Kami mampu menjadikan produk ini sebagai produk baru unggulan Indonesia yang dicintai oleh masyarakat. BATACO Indonesia juga mampu menjadi solusi pemenuhan gizi mikro pada masyarakat tanpa menghilangkan budaya yang sudah ada,” ungkapnya.

Mewakili tim BATACO Indonesia menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Dr. Eng. Denny Widhiyanuriyawan, ST., MT. (Wakil Dekan 3 FTUB), Ir. Hadi Suyono S.T. (Ketua Jurusan TEUB), Dr. Ir. Damanhuri, MS (Dekan FP UB), Eka Maulana selaku pembina, dan seluruh pihak yang sudah mensupport untuk kesuksesan tim.

“Alhamdulillah kami memiliki support yang kuat. Semoga penelitian ini mampu berlanjut dan mampu memberikan kemanfaatan untuk masyarakat khususnya Indonesia,” pungkas Yusril ditemui di Gedung FTUB, 12 Juni 2019.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply