Manuver Politik Sutiaji

PolitikaMalang – Situasi politik jelang Pilkada Kota Malang mulai memanas. Usai mendaftar ke PDI Perjuangan sebagai bakal calon wali kota, kini Sutiaji merambah partai baru dengan mendaftar ke Partai Persatuan Pembangunan.

Wakil Ketua DPW PPP Kota Malang, Abdul Rosyid, membenarkan jika pria yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Malang itu telah mendaftar ke partai berlambang Ka’bah tersebut. “Pak Sutiaji sudah mendaftar dan mengembalikan berkas ke PPP,” kata Rosyid kepada Politika Malang melalui pesan singkat.

Meski sudah mendaftar, namun kata Rosyid, Sutiaji harus mengikuti sejumlah proses yang sudah ditetapkan oleh partai, dan nantinya keputusan akan ada dari DPP PPP. “Masih proses penjaringan, karena PPP butuh koalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan calon,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sutiaji membenarkan jika ia telah mendaftar dan mengembalikan berkas ke PPP sebagai bakal calon wali kota. “Sudah kembalikan berkas ke PPP mas,” ucap Sutiaji.

Bahkan, selain ke PPP, Sutiaji juga mengaku telah mendaftar ke Gerindra sebagai bakal calon, namun ketika ditanya lebih lanjut, Sutiaji masih enggan berkomentar lebih. “Nanti saja, kalau sudah selesai semuanya,” tukasnya.

Sutiaji pada beberapa waktu lalu sudah mendaftar dan mengembalikan berkas ke DPC PDI Perjuangan sebagai bacalon wali kota. Langkahnya melebarkan sayap ke partai lain, membuka peluang dirinya untuk merekom dia sebagai sosok penantang petahana.

Menanggapi pendaftaran Sutiaji ke PPP, Ketua Tim V DPC PDI Perjuangan, I Made Riana Dian Kartika, menegaskan jika partai sangat menghargai hak politik semua kandidat yang sudah mendaftar.

“Termasuk kita hargai hak politik pribadi Pak Sutiaji seandainya benar mendaftar ke partai lain,” ucap Made.

Dikatakan pula, saat ini PDI Perjuangan masih melakukan proses seleksi dan belum ada rekomendasi partai yang turun untuk Pilkada Kota Malang. “Kalau masih mendaftar ke partai lain saya kira dalam konteks ini masih tidak masalah. Beda halnya jika seorang bacalon sudah resmi dapat rekom lalu mengundurkan diri, itu baru masalah bagi kami,” tegas Made.

Baca Juga :   Collage With Boulevard To help Blindness Cure

Gerak Politik Sutiaji Jelang Pilkada Kota Malang

Langkah Sutiaji mendaftar ke beberapa partai politik menunjukkan jika ia serius menatap Pilkada Kota Malang 2018 mendatang. Apa yang dilakukannya mirip dengan langkah Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) yang mendaftar ke beberapa partai untuk mendapatkan rekomendasi.

Mendaftar ke PDI Perjuangan adalah manuver yang Sutiaji lakukan untuk memperoleh rekomendasi dari partai pemenang pemilu legislatif di Kota Malang 2014.

Seiring berjalannya waktu, apalagi dikaitkan dengan dinamika politik Pilgub Jawa Timur, koalisi Bangjo (PDI Perjuangan – PKB) semakin dekat. Koalisi itu mensyaratkan jika petahana H. Moch Anton merupakan bacalon N-1 dan wakilnya dari partai berlambang banteng tersebut. Koalisi Bangjo sedikit banyak mengancam peluang Sutiaji untuk mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.

Setelah berselang waktu, Sutiaji kembali membuat gebrakan dengan mendaftar ke PPP dan kabar terakhir juga ke Partai Gerindra. Hal ini menunjukkan jika Sutiaji sedang mencari kendaraan politik untuk mengantarkannya mendaftar sebagai bacalon resmi ke KPU Kota Malang. Bisa jadi ketika Sutiaji mempertemukan PPP dan Gerindra dalam satu koalisi. Jika terealisasi, koalisi itu hanya mengemas 7 kursi, kurang 2 kursi mengacu pada syarat pendaftaran calon ke KPU adalah 9 kursi.

Leave a Reply