Meluruskan Pandangan Masyarakat Tentang Politik Lewat ‘Duta Politik’

PolitikaMalang – Saat ini, banyak masyarakat yang berpandangan bahwa semua hal yang berkaitan dengan dunia politik itu negatif atau tidak baik. Politik kerap dikonotasikan sebagai penipuan, kebohongan, akal-akalan, permusuhan, atau hal-hal yang semuanya itu bisa berakibat buruk.

Masyarakat menganggap bahwa semua orang yang masuk dalam dunia politik itu akan menjadi kotor, jauh dari kebaikan dan akan bertindak tidak sesuai dengan peri kemanusiaan.

Meskipun sebenarnya tidak semua tentang politik itu buruk, tetapi pemikiran mereka sudah terlanjur ‘Politik Kotor’ sehingga sulit untuk dirubah. Masyarakat akan selalu mengatakan bahwa semua hal yang berkaitan dengan politik itu harus dijauhi. Itulah yang mengakibatkan terjadinya penurunan dan ambruknya kepercayaan masyarakat mengenai politik.

Guna menampik semua hal diatas, Anak Muda Hebat (AMH) mengadakan ‘Duta Politik’ sebagai sarana edukasi pembelajaran politik bagi masyarakat khususnya anak muda. Lewat Duta Politik, khususnya bagi peserta yang sudah berpartisipasi diharapkan bisa mengajarkan terhadap generasi milenial atau bahkan masyarakat agar berpandangan luas tentang politik.

“Sebenarnya memilih pemimpin yang baik itu kita harus menjadi orang yang cerdas, karena kita harus tahu bagaimana sosok pemimpin yang nanti kita pilih, kita harus tahu juga perkembangan politiknya mulai dari sekarang, karena kalau kita cuma tahu dari poster atau banner kita tidak tahu seberapa potensi dan kualitas yang mereka punya,” ujar Ketua Pelaksana Duta Politik, Andriana Amalya.

AMH ingin menjadikan para peserta untuk berinteraksi kepada masyarakat dan untuk menyadarkan masyarakat bahwa suara masyarakat sangat dibutuhkan untuk memilih calon pemimpin dan merubah Kota Malang menjadi lebih baik lagi.

“Banyak anak muda jaman sekarang yang berpandangan bahwa politik itu kotor dan tidak baik, padahal tidak semua politik itu seperti itu,” imbuhnya.

Baca Juga :   Sidak Proyek Kayutangan Heritage, Walikota Malang Minta Kemudahan Akses Warga

Duta Politik yang hari ini (15/12) mengadakan technical meeting yang diselenggarakan di Kantor Radar Malang dan diikuti sekitar 100 peserta, AMH memberikan edukasi dan pengenalan politik terhadap peserta, yang nantinya akan dijadikan penyeleksian pada hari Minggu (17/12).

“Jadi nanti selesai seleksi bagi peserta yang dikatakan tidak lolos masih bisa mengikuti sampai nanti grand final, karena ‘Duta Politik’ memilih bukan hanya fisik saja, namun juga intelektual dan wawasannya,” ungkap Ardiana.

Wanita berhijab itu juga menjelaskan bahwa, banyak masukkan dari masyarakat untuk menjadikan Duta Politik sebagai ‘kritikus politik’ yang akan langsung menilai politisi di Malang.

“Nanti kita akan godok lagi kinerja mereka yang terpilih menjadi Duta Politik,” imbuhnya.

Leave a Reply