Mendagri Launching Gerakan 26 Juta Masker se Jatim

PolitikaMalang – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian bersama Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa dan Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, M.M melaunching Gerakan 26 Juta Masker se Provinsi Jawa Timur bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (7/8) siang. Kegiatan ini merupakan perhelatan terbesar dengan diikuti oleh Kabupaten/Kota serentak se Jawa Timur secara virtual. Dari Pendopo Agung, juga tampak hadir Walikota Malang dan Walikota Batu bersama Forkopimda di Malang raya.

Sesuai Intruksi Presiden Joko Widodo kepada PKK Pusat, Tri Tito Karnavian langsung bergerak cepat salah satunya di Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah juga langsung bergerak cepat dengan menggandeng seluruh Kabupaten/Kota sampai akhirnya akan dilaunching 26 juta masker secara serentak dan juga menjadi gerakan terbesar yang pernah dilakukan. Masker yang terkumpul merupakan hasil dukungan dari berbagai pihak dengan semangat melawan Covid-19 di Provinsi Jawa Timur.

Gerakan Bagi Masker yang dikomandoi Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian ini secara gerak cepat melakukan kampanye dan sosialisasi ke jajaran pemerintah daerah yang didukung penuh oleh jajaran kader PKK di bawahnya, hal tersebut merupakan arahan Presiden Jokowi kepada PKK agar bergerak mengkampanyekan dan sosialisasi bagi masker yang berpedoman pada protokol kesehatan. Sebagaimana arahan presiden bahwa di dua minggu ini tahap pertama harus secara masif untuk mengkampanyekan dan sosialisasi menggunakan masker, berikutnya kampanye dan sosialisasi mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Dalam kunjungan di wilayah Kabupaten Malang, Mendagri dan Ketua Umum TP PKK Pusat juga melakukan pembagian masker di Dusun Jetaklor, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau. Sebelumnya telah dilakukan launching kampanye pembagian masker di Kabupaten Gowa dengan gerakan sejuta masker pada tanggal 8 Juli lalu yang dihadiri Mendagri, Launching Gerakan Bagi Masker 2,5 juta di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada tanggal 5 Agustus, dan Gerakan Bagi Masker 2,5 juta di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu pada tanggal 6 Agustus. Mendagri akan hadir secara langsung sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap pemerintah daerah yang memiliki gagasan dan program riil dalam melakukan gerakan melawan Covid-19.

Baca Juga :   Kondisi Jalan Desa Memprihatinkan, Paslon LADUB Siapkan "Sade Jamu"

“Hari ini di Provinsi Jawa Timur tempatnya di Kabupaten Malang akan dilakukan Launching Gerakan Bagi Masker berjumlah 26 juta masker, nah ini patut dan selayaknya diapresiasi bagi daerah-daerah yang miliki keseriusan dalam melakukan gerakan melawan Covid-19 sebagai model untuk dipraktikan di daerah lain. Mari semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengkampanyekan gerakan bagi masker dan khusus untuk gerakan bagi masker di Jawa Timur dengan #JatimLautanMaskerPKK merupakan gerakan luar biasa dan layak diapresiasi karena program ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama dan menggugah kesadaran masyarakat di Jatim pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya agar mengenakan masker. Bersama seluruh anggota PKK, gerakkan semua elemen agar masker ini dibagikan secara tepat sasaran ke masyarakat. Pembagi nanti sekaligus menjelaskan atau mensosialisasikan ke masyarakat terkait pemakaian masker ini. Program ini niatnya sudah baik. Masker menjadi bagian dari kebutuhan,” jelas Mendagri dalam arahannya.

Launching Gerakan 26 juta Masker juga dihadiri langsung Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Emil Dardak, Bupati Malang Sanusi, Walikota Malang Sutiaji, Walikota Batu Dewanti Rumpoko. Selain itu, acara Launching Gerakan 26 juta Masker dihadiri oleh seluruh bupati dan walikota lainnya Se-Jawa Timur melalui video conference. Ketua TP PKK Pusat pun berharap besar gerakan ini juga mampu mengedukasi masyarakat agar patuh menjalankan protokol kesehatan.

”Semoga gerakan ini berlangsung sukses dan mendapat respon positif dari masyarakat. Masyarakat bisa lebih semangat dan bersatu untuk bersama menekan penyebaran Covid-19 dengan memakai masker tentunya dengan pemakaian masker yang benar,” Tri Tito Karnavian dalam sambutannya.

Terpisah, Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, M.M selaku tuan rumah menyampaikan selamat datang kepada Mendagri bersama Ketua TP PKK Pusat. Diakuinya, kunjungan ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Malang dan Forkopimda se Malang raya. Walaupun kondisi, serta situasi saat ini serba terbatas, namun hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi Mendagri terjun langsung, sekaligus melaunching Gerakan 26 Juta Masker Se-Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Malang sebagai upaya dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :   Sambangi Ngajum, Bu Nyai Paparkan Program Pemberdayaan Masyarakat

”Mudah-mudahan dedikasi Bapak Menteri dapat menjadi motivasi bagi kita semua agar senantiasa memiliki totalitas dan loyalitas tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan Negara, walaupun sebenarnya kita juga sedang menghadapi risiko yang sangat besar sekalipun. Sebagai informasi, bagaimana tren perkembangan kasus pandemi Covid-19 pada tanggal 1 Juli sampai dengan 5 Agustus 2020 dapat kami sampaikan bahwa pada tanggal 1 Juli terkonfirmasi 216 orang, meninggal 21 orang, dinyatakan sembuh 63 orang. Sementara sampai dengan tanggal 5 Agustus terkonfirmasi 509 orang, meninggal 43 orang, sembuh 328 orang,” jelas Abah Sanusi, sapaan akrab Bupati sembari melaporkan terkait penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang. 

Leave a Reply