Menteri Pertanian RI Kepincut Jagung Manis Ungu Produksi UB.

Politikamalang – Menteri Pertanian (Mentan) Dr.Ir. Andi Amran Sulaiman MP, pagi tadi, Jum’at (25-5-2018) datang ke UB untuk meninju berbagai produk pertanian yang dihasilkan civitas akademika Fakultas Pertanian (FP) Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Dalam kunjungan kerja ini, mentan juga memberikan kuliah umum tentang pembangunan pertanian mandiri, berkualitas dan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan di era industri 4.0.

Setiba di gedung Widyaloka UB, sebelum memberi kuliah umum, Mentan terlebih dulu meninjau stan pameran pertanian (FP). Semua hasil riset satu persatu di komentari. Saat berada di stand hasil uji coba FP UB jagung ungu, merah dan putih (jagung) ketan, spontan Andi Amran Sulaiman langsung tertarik hasil produksi jagung manis ungu dan merah serta putih.
” luar biasa UB , hebat harus terus dikembangkan ini,” tuturnya didampingi Rektor UB Prof Bisri dan Dekan FP prof Nuhfil Hanani.

Pada kuliah umum itu, Amran menceritakan pengalamannya selama menjadi bagian Kabinet Kerja sejak 2014. Salah satunya mengenai terobosan yang dilakukan dan capaiannya seperti merombak regulasi terkait pengadaan karena mekanisme tender membuat bantuan sarana produksi kepada petani menjadi mubazir dan serba terlambat.

Hal tersebut mendorongnya menemui Presiden Joko Widodo dan meminta regulasi pengadaan barang/jasa diubah. Ia juga mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertujuan penyimpangan dapat dihindari dan anggaran tidak diselewengkan, sehingga Kementan berhasil memperoleh penghargaan anti-gratifikasi.

“Alhamdulillah Kementerian Pertanian mendapat penghargaan sebagai Kementerian bebas gratifikasi 2017,“ imbuhnya.

Pada kuliah umum itu juga, diluar dugaan, Mentan lagsung minta kontrak bibit jagung ungu hasil riset FT Ub untuk seratus hektar. Serta pupuk cair fungai peningkatan produksi hingga 50% dibeli untuk 200 hektar tanaman padi.
“Saya minta para penemu dibidang pertanian ini harus di apresiasi dan harus mendapatkan rewart dari pemerintah,”pungasnya.

Baca Juga :   SANTORINI Accompanying Articles

Sementara itu, Dr Arifin Noor FT UB usai mengikuti kuliah tamu, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya karena hasil uji coba tanaman jagung ungu ternyata membikin kepincut Mentan untuk mengontraknya.
” saya sanggupi untuk seratus hektar saja karena masih baru, kalau pak mentri maunya ya banyak,” tutup Arifin Noor. (*)

Pewarta:Djoko Winahyu

Leave a Reply