Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan

PolitikaMalang – Para pemudik nampaknya akan melakukan perjalanannya dengan tenang dan nyaman. Pasalnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya.

Para peserta JKN-KIS yang melakukan aktifitas mudik lebaran bisa memperoleh pelayanan keerhatan dan prosedur yang lebih sederhana. Mereka dapat mendapatkan pelayanan kesehatan atau berobat di luar wilayah tanpa harus melapor kepada Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Malang, Hendry Wahjuni mengatakan para pemudik yang dalam kondisi darurat atau non darurat dapat langsung berobat ke IGD terdekat yang bekerjasama dengan BPJS.

“Kebijakan ini berlaku sejak 19 Juni 2017 sampai 2 Juli 2017, peserta yang sakit dalam perjalanan mudik bisa berobat di IGD terdekat yang bekerjasama dengan BPJS tanpa harus melapor ke kantor cabang,” Kata Hendry Wahjuni.

Kebijakan itu, lanjut Hendry mengacu pada prinsip portabilitas yang selama ini diemban oleh BPJS Kesehatan. “Program ini hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang sedang mudik dengan status kepesertaan aktif atau tidak ada tunggakan,” ungkapnya.

BPJS Kesehatan dalam upaya ikut serta mensukseskan mudik juga membuka posko di delapan titik yang kerap dipadati pemudik, yakni Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Merak Banten.

Selain itu, untuk memastikan kelancaran peserta mudik, BPJS juga meluncurkan aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat diunduh secara gratis di Google Play Store untuk perangkat android. Aplikasi itu, berisi telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan terdekat, hingga tanya jawab seputar BPJS Kesehatan.

Bahkan, layanan BPJS Care Centre di nomor 1500400 hadir 7 kali 24 jam, sementara khusus layanan konsultasi kesehatan dapat diperoleh pada Senin – Jumat pukul 07.00 sampai pukul 20.00 WIB.

Baca Juga :   Collage With Boulevard To help Blindness Cure

“Peserta JKN-KIS harus mengikuti prosedur dan ketentuan berlaku serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasar hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas ini tidak dikenakan biaya,” pesan Wahjuni.

Leave a Reply