PAN Kota Malang Usung Jargon “Legislatif Baru – Generasi Bersih Anti Korupsi”

PolitikaMalang – Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2019 mendatang, sejumlah partai politik telah melakukan persiapan baik untuk konsolidasi ataupun menyiapkan sejumlah kader dan tokoh untuk maju merebut kursi legislatif.

DPD PAN Kota Malang, misalnya, cukup serius dalam melakukan persiapan untuk menyambut Pileg 2019 mendatang. Bahkan, partai berlambang matahari ini sudah menyiapkan jargon yang cukup menarik yakni “Legislatif Baru – Generasi Bersih Anti Korupsi”.

Menurut Sekertaris DPD PAN Kota Malang, Dito Arief, jargon tersebut diusung, karena pada momen Pileg 2019, banyak wajah baru dari partai ini yang akan bertarung merebut kursi di legislatif Kota Malang.

Ia menjelaskan, para wajah baru ini memiliki kemampuan dan idealisme yang baik, sehingga diharapkan mampu memperbaiki kinerja DPRD Kota Malang di masa mendatang.

“Alhamdulilah, untuk Pileg 2019 nanti PAN Kota Malang dihuni wajah-wajah baru dari anak muda, tokoh masyarakat dan tokoh perempuan,” kata Dito Arief.

Melalui jargon yang diusung itu, PAN Kota Malang optimis akan mampu meraup target 5 kursi di DPRD Kota Malang, dengan asumsi 1 kursi di setiap daerah pemilihan (Dapil) yang ada di Kota Malang.

“Ada lima dapil di Kota Malang. Target kami lima kursi, yakni satu kursi di setiap dapil,” imbuhnya.

Selain target 5 kuris di DPRD Kota Malang, PAN juga menargetkan masuk sebagai partai 4 besar pemenang Pileg 2019. Hal ini, lanjut Dito Arief, bisa direalisasikan mengingat perolehan suara PAN Kota Malang cenderung mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada Pileg lalu PAN Kota Malang berhasil mengantarkan 4 kader terbaik duduk di kursi legislatif. Tentu kami sangat optimis bisa memenuhi target 5 kursi di Pileg 2019 mendatang” tukasnya.

Baca Juga :   How To assist you to Success Found at Roulette

Tak hanya itu, PAN Kota Malang juga melakukan terobosan baru untuk menghadapi Pileg 2019, yakni dengan memberlakukan aturan zonasi serta ada kompensasi bagi calon legislatif (Caleg) yang tidak jadi.

“PAN akan memberikan kompensasi bagi caleg tidak jadi dengan syarat suara mereka di atas 500. Ini adalah langkah yang kami lakukam agar pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik dan fair,” pungkasnya.

Leave a Reply