Pasar Bareng Disulap Menjadi Pasar Seni dan Budaya Kota Malang

PolitikaMalang – Setelah selesai di renovasi pada 2017, gedung pasar Bareng berlantai 3 ini kini disulap jadi sentra pasar seni dan budaya.Hari ini, Kamis (21/02/2019) pemeritah Kota Malang melalui Dinas perdagangan meresmikan Pasar Bareng sebagai pasar seni dan budaya.

Kapala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto menyampaikan, dengan dibangunnya pasar seni dan budaya di Bareng dapat menarik kunjungan wisatawan di kota Malang khususnya di Pasar Bareng.”Mudah-mudahan ini bisa menjadi wisata baru di kota Malang,” kata Wahyu saat peresmian pasar seni dan budaya di Bareng.

Guna menambah daya tarik wisatawan, Wahyu mengatakan pihaknya telah menjalin kerjasama dengan komunitas seni (API)di kota Malang. Tujuannya agar pembaharuan serta gaya seni dan budaya tetap dipertahankan di pasar Bareng.”Kita sama-sama mengawal pasar seni dan budaya yang ada di Pasar Bareng ini sehingga tetap terjaga,” tambahnya.

Perlu diketahui, konsep pasar seni dan budaya sendiri telah ada sejak masa Walikota Malang H. M Anton sejak 2013 silam. Namun realisasinya baru bisa dilakukan sekarang.”Alhamdulillah akhirnya berhasil dibuat, dan ditaruh di lantai 3 pasar bareng,” tukasnya.

Sebagai informasi, pasar seni dan budaya yang ada di Pasar Bareng menghadirkan sejumlah keperluan seni dan budaya. Khususnya budaya-budaya lokal kota Malang.

Tak hanya itu, hasil kesenian dari para seniman kota Malang beberapa diantaranya juga didisplay di pasar Bareng.

Sementara itu mantan dalam sambutannya, Wakil Ketua Dewan dan ketua komisi A DPRD Kota Malang dua periode, Arief Wahyudi yang diundang sebagai tokoh Bareng menyampaikan, bahwa pasar Bareng, bukan hanya pasar rakyat, dengan menjual kebutuhan pokok masyarakat. Namun, kini juga hadir pasar seni, sebagai wadah untuk para seniman di Kota Malang.

Baca Juga :   How To assist you to Success Found at Roulette

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mengayomi seluruh pedagang dan seniman di pasar ini,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Ia mengatakan sebagai pedagang pasar, Arief mengaku potensi dan seni di wilayah Bareng ini sangat tinggi. Namun, belum mampu dimaksimalkan karena belum adanya tempat untuk melakukan giat, ataupun melestarikan budaya.”Kami harap di lantai 3 ini juga bisa menjadi pusat kegiatan seni, mulai dari keroncong, gending, hingga tempat apresiasi seni dan budaya,” katanya.

Saya berharap kepada Pemerintah kota Malang melalui Kepala Dinas Perdagangan Wahyu Setianto agar segera memperluas bagunan lantai 3 itu untuk tempat kuliner sehingga sesuai dengan konsep Awal direnovnya Pasar Bareng ini.

“Pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Klojen harus tertampung di Pasar Bareng ini,” tegas Arief Wahyudi.

Ketua Asosiasi Pecinta Keris Indonesia (APIK) di Pasar Seni Bareng, Eddy Indra Saputra mengatakan, untuk sementara ada 15 stan pasar seni yang bisa ditempati karena masih berkolaborasi dengan stand Kuliner.”Kedepan akan tersentra khusus untuk pasar seni dan Kuliner terpisah meski jadi satu di lantai 3 Pasar Bareng,” ucap Eddy saat ditemui Politikamalang di acara pembukaan pasar Seni.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply