Paslon SAE Yakin Menang Diatas 60 Persen

PolitikaMalang – Tinggal menghitung hari Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Malang sudah di depan mata. Semua Paslon yang berkompetisi untuk memenangkan Pilkada menggenjot strategi masing masing.Tak terkecuali Pasangan SAE.

Kurang lebih tersisa 19 hari lagi pesta demokrasi yang Jurdil diKota Malang akan berlangsung untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin di kota Malang mendatang.

Pasangan Calon Sutiaji- Edy (SAE) yakin perolehan suara yang akan diperolehnya cukup signifikan sesuai dengan hasil survey yang dilaksanakan oleh partai politik yang menunjukkan di atas 60%.

Hal ini disampaikan Sutiaji calon Walikota Malang saat mengajak awak media kota Malang untuk bukber di Pondok Desa Tumenggung Suryo .Jumat (08/06).

“Ada Tiga hal yang menjadi dasar kami untuk kerja tim. Kami yakni Paslon SAE bekerja untuk masyarakat, Strategi yang telah disusun oleh tim pemenangan serta adanya Kekompakan di antar semua pihak menjadi kunci utama kami,” ungkap Sutiaji kepada awak media.

Menurut Sutijai, dua langkah pertama yakni Keyakinan dan Strategi telah dilaksanakan, dan dalam memanfaatkan sisa waktu yang ada akan memantapkan Kekompakan melalui kegiatan yang sudah dijalankan selama ini.

“Dalam waktu yang tersisa kita akan melakukan penguatan-penguatan strategi dan kerja yang sudah dilakukan selama ini oleh Paslon SAE dan timsesnya,” ungkap pria yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Walikota Malang ini.

Sutiaji menjelaskan ketidak hadiran Sofyan Edi Jarwoko ditengah tengah acara Bukber, bukan berarti ada ketidak sepahaman dengan Sofyan Edy Jarwoko yang merupakan calon Wakil Walikota pasangannya. Jadwal kampanye yang padat mereka jarang sekali bertemu atau jalan bersama. “komitmen sejak awal Paslon SAE adalah Sutiaji dan Edy merupakan satu kesatuan tak terpisahkan dalam membangun bumi Arema,”tegas Sutiaji.

Baca Juga :   Sidak Pasar Bunul, Walikota Sutiaji Bagi-Bagi Masker

“Selama masa kampanye kita hanya sekali sempat bersama dalam satu tempat dan waktu, karena memang kita sengaja berpencar untuk menjalankan kampanye di lokasi yang terpisah agar lebih efektif dan efisien. Yang jelas kita mengharap media juga tetap menjadi pengawal serta kontrol terhadap Pemerintahannya nanti jika diberi amanah oleh masyarakat memimpin Kota Malang ,sehingga demokrasi tetap berjalan dengan seharusnya,” pungkas Sutiaji.(*)

 

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply