Peduli Kesetaraan, Sofia Ambarini Siapkan Pusat Terapi bagi Anak Berkebutuhan Khusus

PolitikaMalang – Kelainan kromosom genetik 21 yang menyebabkan keterlambatan perkembangan dan intelektual (down syndrome) banyak dialami anak dilahirkan oleh seorang ibu yang mempunyai risiko mengandung bayi dengan masalah genetika.

Resiko terkena DS, dipercaya meningkat saat usia wanita mencapai 35 tahun atau lebih tua saat memasuki masa kehamilan atau mendekati usia menopause dan risiko infertilitas juga meningkat, sehingga kemampuan menyeleksi embrio cacat menurun dan meningkatkan risiko anak yang dikandungnya akan mengalami kemunduran perkembangan sepenuhnya.

Kondisi yang memprihatinkan ini memantik Sofia Ambarini pengusaha kuliner Chicken Crush Malang untuk berbuat sesuatu.

“Buat saya, seorang anak itu sangat berharga baik disabilitas maupun anak normal. Untuk menyiapkan masa depan mereka diperlukan pendidikan sebagai bekal masa depan,” kata Caleg DPR RI, JAWA TIMUR V dapil Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang.

Bagi anak-anak normal, mereka bisa belajar melalui PAUD cuman untuk anak disabilitas khususnya bagi anak berkebutuhan khusus atau down syndrome sangat diperlukan terapi agar mereka bisa tetap menggerakkan anggota badannya hingga menjadi pribadi yang lebih Mandiri dan diharapkan bisa berprestasi di kemudian hari. “Karena itulah saya berniat untuk membuka pusat terapi di tiap-tiap Kecamatan di Malang raya.

Kamis (21/2/209) Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meresmikan tempat terapi bagi anak berkebutuhan khusus atau down syndrome. Di jl. pelabuhan tanjung priuk, bangkalan krajan
Sukun, kota malang.

Di sini mereka akan diajarkan untuk anak down syndrome terapi motorik halus dan kasar kemudian kemampuan merespon dan bahasa.

“Kami mulai dari sukun yang mana kami akan mengadakan program mingguan untuk terapi bagi anak berkebutuhan khusus untuk fasilitas disabilitas pun akan kami perjuangkan karena saat ini di bawah pemerintahan bapak Jokowi semua fasilitas yang ada sudah mulai dibenahi agar ramah disabilitas.

Baca Juga :   How Might Web based Cellular phone Advanced online casino As well as Port Recreation Affect Our Life?

Hal ini akan terus diperjuangkan sampai semua fasilitas bisa friendly disability kemudian juga dunia kerja maupun dunia usaha serta dunia pendidikan bisa menerima kesetaraan dalam mendidik dan menerima anak disabilitas sama seperti mereka menerima anak normal lainnya,” pungkas wanita energik mantan Direktur PT. Soul of Java Indonesia 2003-2018 ini.

Sementara itu, perwakilan Keluarga besar, Forum keluarga disabilitas (FKD) cahaya kasih Sukun, Sunari sangat berterimakasih kepada Sofia Ambarini yang telah memberi Program terapi dan menjadi yang pertama di resmikan.

“Alhamdulillah kepedulian Ibu Sofia kepada anak berkebutuhan khusus patut diapresiasi. Semoga cita cita mewujudkan 33 titik tempat terapi di Malang Raya ini bisa segera terwujud,” tutup
Sunari yang diamini oleh seluruh orangtua anak anak
down syndrome.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply