Penolakan Pembangunan MCC Berlanjut, AMATI: Anggaran Terkesan Dipaksakan

PolitikaMalang – Meski akhirnya sudah disetujui oleh DPRD Kota Malang dan eksekutif, aksi protes dan penolakan terhadap rencana pembangunan gedung Malang Creative Center (MCC) oleh berbagai elemen masyarakat di Kota Malang terus berlanjut.

Hari ini, Sabtu (7/12/2019), Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMATI), Omah Gotong Royong serta berbagai perwakilan elemen masyarakat, kembali menggelar aksi penolakan akan dibangunnya gedung MCC yang menelan dana APBD sebesar Rp 185 M tersebut.

Kali ini, aksi digelar di depan eks gedung PDAM lawas (gedung yang akan di pakai untuk pembangunan MCC) Jl. A. Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Romadhony kordinator AMATI mengungkapkan aksi penolakkan ini sebagai tindak lanjut dari aksi di depan Balaikota dan gedung DPRD Kota Malang beberapa waktu lalu.

“Intinya kami AMATI bersama berbagai elemen masyarakat tegas menolak pembangunan MCC dan berharap kepada Walikota Malang untuk bijak dalam penggunaan APBD, karena sejatinya penggunaan APBD harus bisa bermanfaat bagi masyarakat kota Malang” ungkapnya.

Dony juga mengutarakan rencana pembangunan MCC yang berbiaya sangat besar tersebut seolah-olah dipaksakan dan tidak semua warga Kota Malang mengetahui. Hal ini memungkinkan untuk terjadinya penyelewengan anggaran atau korupsi.

“Padahal pendanaan MCC berasal dari APBD dimana warga berhak mengetahui untuk apa saja dana tersebut,” tandasnya.

Doni menambahkan, masih banyak hal lebih penting yang harus diselesaikan walikota daripada pembangunan MCC yang berbiaya sangat besar, seperti pelayanan pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.

Dalam aksi yang diikuti sekitar 50 orang tersebut, turut dibagikan juga ratusan stiker yang berisi penolakkan pembangunan MCC kepada pengguna jalan yang lewat di depan eks gedung PDAM.

Leave a Reply