Permudah Belajar Daring, Dewan Usulkan Program 1 RW 1 Wifi

PolitikaMalang – Anggota Komisi DPRD Kota Malang, Eko Hadi Purnomo, meminta Pemerintah Kota Malang agar serius memperhatikan peserta didik yang belajar yang menggunakan sistem daring atau online.

Hal ini dilontarkan Eko lantaran banyak orang tua siswa yang mengeluh tentang tingginya biaya sekolah dengan sistem daring, utamanya dalam pembelian paket kuota internet dan juga gawai.

“Kami DPRD termasuk di dalamnya Komisi D, sudah meminta agar Organisasi Perangkat Daerah bisa berkordinasi dengan baik mengatasi masalah ini. Bahkan masalah ini sudah saya sampaikan langsung ke wali kota,” kata Eko pada Selasa (18/8).

Pria yang juga anggota Fraksi Damai (PAN – Demokrat – Perindo) DPRD Kota Malang ini menegaskan, jika koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Dinas Kominfo perlu dilakukan agar pembelajaran daring tidak memberatkan.

“Bisa saja tiap RW disediakan minimal satu titik wifi agar membantu rutinitas warga, terutama orang tua yang kesulitan agar anaknya bisa belajar dengan sistem daring,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kota Malang yang sudah mencanangkan sebagai smart city harusnya lebih tanggap terhadap permasalahan tersebut. Sebab, kata Eko, salah satu syarat agar terbentuk smart city adalah dengan mempermudah akses.

“Ini usulan dari fraksi Damai yang kami sampaikan kepada Pemkot Malang, dengan harapan bisa segera dieksekusi,” tandasnya.

Menurut Eko program satu RW satu jaringan Wifi ini cukup baik diterapkan, apalagi saat ini sudah berkembang bisnis online yang kesemuanya menggunakan jaringan internet sebagai penghubungnya.

“Program 1 RW minimal 1 Wifi ini selain mempermudah orang tua atau wali murid juga bisa membantu ekonomi warga yang memang menjalankannya menggunakan sistem online,” pungkasnya.

Baca Juga :   Walikota Malang: Sampaikan Aspirasi Dengan Cara Yang Baik

Leave a Reply