Pesona Gondanglegi Masuk Kalender Event Pemkab Malang

PolitikaMalang – Plt. Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM mengikuti sekaligus memberangkatkan kegiatan Pesona Gondanglegi VIII Tahun 2019 di Kecamatan Gondanglegi, Minggu (1/9) pagi. Pak Sanusi, sapaan akrab Bupati berbaur bersama para peserta dari 25 kelompok peserta yang ikut ambil bagian dalam event tahunan tersebut. Menaiki jeep terbuka, beliau tampak kerap melambaikan tangan menyapa masyarakat yang menyaksikan kirab dari pinggir jalan. 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Pak Sanusi mengapresiasi kegiatan yang tahun ini mengusung tema Keberagaman Kreativitas untuk Indonesia Maju. Beliau memuji seluruh kelompok peserta dari seluruh 14 desa se Kecamatan Gondanglegi dan para partisipan saling unjuk gigi dengan cara menampilkan kreasi dan kreativitasnya.

”Kegiatan ini merupakan wadah dan sarana masyarakat Kecamatan Gondanglegi dalam menampilkan kreasi dan inovasi. Yang awalnya hanya sebuah kegiatan karnaval tradisional, namun kini sudah masuk agenda tahunan kalender event Kabupaten Malang. Event ini juga untuk mengepresikan kebanggaannya atas nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia,” terangnya saat diwawancarai awak media sebelum ikut sebagai peserta dan memberangkatkan peserta Pesona Gondanglegi.

Apa yang disampaikan Bupati begitu berdasar jika melihat penampilan para peserta Pesona Gondanglegi. Mereka membuktikan diri dalam bentuk kreasi budaya yang ada di Indonesia. Mulai dari penampilan grup drumband, tari-tarian adat, parade coseplay dengan beraneka macam tema, baju adat Indonesia dan banyak lagi. Tak salah jika kemudian, Pesona Gondanglegi kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Gondanglegi dan lainnya untuk kemudian setia menyaksikan satu per satu penampilan peserta.

Gondanglegi sejatinya memiliki ikon budaya yang khas yakni kesenian Sakera yang kerap ditampilkan pada gelaran Pesona Gondanglegi. Hal tersebut pun diakui Pak Sanusi, dengan menyebut Sakera ini diawali dari Desa Karangasem. Sakera merupakan singkatan dari Satuan Keamanan Rakyat tetapi pakaiannya yang dipakai mengambil pekaian khas kesenian Seni Ludruk.

Baca Juga :   Pemkab Malang Peringati Hari Pahlawan

”Nama Sakera ini diadopsi dari seorang tokoh kepahlawanan dari Pasuruan yang selalu membela kepentingan masyarakat dan mengamankan kondisi wilayahnya. Oleh masyarakat Karangasem, Sakera ini digunakan untuk mengawal kegiatan pernikahan ketika membawa seserahan yang punya acara. Dalam Pesona Gondanglegi yang sudah kali ke delapan digelar oleh masyarakat Kecamatan Gondanglegi juga kerap menampilkan Sakera ini. Sedangkan, Pesona Gondanglegi ini awalnya digelar pada 11 November 2011 yang digagas masyarakat serta didukung Camat Gondanglegi dan pengasuh Pondok Pesantren Ar Rifai Gondanglegi,” terangnya saat didampingi Humas dan Protokol Kabupaten Malang.

Saat di atas panggung kehormatan start, Pak Sanusi mengajak agar seluruh masyarakat Gondanglegi turut menggairahkan dan mendukung program pembangunan Kabupaten Malang. Bersama bangkit membangun agar ke depan wilayah Kabupaten lebih sejahtera dengan cara menampilkan semua potensi hingga mampu meningkatkan produktifitas dan pendapatan.

”Setiap Kecamatan harus punya produk unggulan dan menjadi ikonik. Misal, Karangsuko Pagelaran dengan wisata Sumbermaron, disini ada Sumber Sira. Dengan adanya unggulan pariwisata akan menambah jumlah pendapatan daerah. Unggul SDM, Kabupaten Malang maju. Selain itu, kebersamaan harus dapat dipertahankan sehingga dapat bersama-sama memajukan wilayah, dengan menggali budaya daerah. Pemkab Malang selalu mendukung dan membina agar minat wisatawan datang ke Kabupaten Malang terus meningkat,” pungkas Bupati. 

Leave a Reply