Plt Bupati: Kabupaten Malang Punya Kopi Kualitas Ekspor

PolitikaMalang – Masih seputar Malang Kabupaten Expo 2019, kali ini 20 kelompok pelaku bisnis kopi berkompetisi menjadi penghasil kopi terbaik yang dibuka secara langsung oleh Plt. Bupati Malang Drs. HM. Sanusi, MM. Di Stadion luar Kanjuruhan Kepanjen.

“Minum kopi atau kerennya ngopi sudah menjadi budaya yang sangat lekat dengan masyarakat indonesia khususnya di Kabupaten Malang”, tutur Pak Sanusi. 07/09 Siang Saat ini.

Petani kopi di Kabupaten Malang sudah mengalami kemajuan pesat terbukti sudah dikenal dan di konsumsi oleh beberapa negara di eropa. Untuk menambah produktifitas tentunya citarasa menjadi salah satu point yang saat ini harus dimunculkan yaitu kopi malangan yang memiliki 4 unsur wilayah pertanian.

Beberapa kawasan yang layak dijual ke pasar kopi internasional adalah kopi lereng Bromo, lereng Arjuna, lereng semeru juga lereng kawi.

” Optimalisasi citarasa produk yang awalnya kopi dampit kali ini ditingkatkan menjadi penghasil kopi dari 4 lereng gunung yang mengelilingi kawasan kita, ada kawasan lereng Bromo, Semeru, Arjuna dan kawi,” jelas Plt. Bupati Malang.

Selain itu Pak Sanusi juga berharap Dinas terkait bisa membantu promosi kopi melalui menyediakan display produk kopi seluruh penghasil kopi. Salah satu tempat yang sudah disediakan adalah di Cafe Shop yang berada di kompleks pendopo Agung Kabupaten Malang.

“Untuk menunjang promosi kopi maka diharapkan dinas terkait memanfaatkan coffee shop yang berada di kompleks Pendopo Agung bisa difungsikan untuk display produk,”tambahnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar Anwar, Msi mengatakan jika kopi di kawasan Kabupaten Malang sudah dikenal di banyak negara salah satunya negara Jerman.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

“Dengan potensi wilayah pegunungan yang subur kita sudah dikenal di beberapa negara eropa salah satunya kopi kita sudah tidak asing lagi Jerman dan beberapa kawasan asia lainnya,” ungkapnya.

“Bahkan, Saat ini sudah kita melaksanakan ekspor kopi organik ke negara tirai bambu yaitu Jepang,” tambahnya.

Mengahadiri kompetisi kopi tersebut selain 20 kompetitor kopi juga para investor juga hadir untuk menunggu citarasa terbaik yang akan muncul hari ini. Dengan harapan citarasa kopi terbaik akan jadi tranding kopi terbaik dari Kabupaten Malang.

Leave a Reply