Plt Walikota Malang: Inisiator Kampung 3G Jadi Aset Bangsa

PolitikaMalang – Penghargaan Kalpataru adalah penghargaan lingkungan hidup dan kehutanan tingkat nasional yang diberikan kepada pemerintah kepada individu atau kelompok masyarakat yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan dan membina dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

Bambang Irianto insiator Kampung Glintung Go Green (3G) adalah salah satu dari 10 orang penerima Penghargaan Kalpataru dengan kategori Pembina Lingkungan yang telah berkontribusi terhadap pertumbuhan hijau (green growth.

Penyerahan penghargaan Kalpataru ini, diserahkan bersamaan dengan Hari puncak Acara Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2018, yang dipusatkan di Taman Wisata Alam (TWA) Tangkoko, Kelurahan Batuputih, Kecamatan Ranowulu Bitung, Kamis (30/8)2018.

Penyerahan Kalpataru yang di saksikan Kapolda Sulawesi Utara, Gubernur Sulawesi Utara, Walikota dan Bupati se-Sulawesi Utara dan kader-kader konservasi se Indonesia ini,
diserahkan langsung oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc .

Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,Dr.Ir.Bambang Supriyanto,M.Sc. menyampaikan kepada Politikamalang usai penyerahan Kalpataru bahwa, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memiliki tugas dan wewenang memberikan pendidikan, pelatihan, pembinaan dan apresiasi dalam upaya mencapai pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan.
[30/8 18.32] Djoko Winayu: Program Kalpataru yang dicanangkan sejak tahun 1980 merupakan bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada para pejuang Iingkungan dan juga kehutanan.

“Mereka adalah individu atau kelompok masyarakat yang menunjukkan kepeloporan dan memberikan sumbangsih nyata bagi upaya upaya pemeliharaan dan pengelolaan fungsi Iingkungan hidup dan kehutanan,”ujar Bambang Supriyanto.

Bambang S menambahkan , Sampai dengan tahun 2018 ini telah ada 368 penerima Penghargaan Kalpataru yang terbagi dalam empat kategori, yaitu (1) Perintis Lingkungan, (2) Pengabdi Lingkungan, (3) Penyelamat Lingkungan dan (4) Pembina Lingkungan.

Baca Juga :   Walikota Malang Sidak Perkantoran, Efektifkan PPKM Tahap 2

Penghargaan Kalpataru sejatinya merupakan amanah bagi penerimanya untuk tetap menjaga dan bahkan meningkatkan perannya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Para pejuang lingkungan ini punya program dan tugas penting kedepannya, yakni harus mereplikasi apa yang telah dilakukan dan diperjuangkan selama ini sehingga mendapatkan Reward dari Pemerintah,” tutup Bambang S didampingi Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru 2018-2019, Dr.Ir.Aca Sugandhy,M.Sc.

Sementara itu Plt Walikota Malang Sutiaji yang hadirrm mendampingi Bambang Irianto menerima Kalpataru memberi selamat .

“Saya apresiasi setinggi tingginya atas keberhasilan ketua RW 23 Glintung kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing ini karena telah menerima penghargaan tertinggi sebagai pejuang dan pelopor Lingkungan dari pemerintah,”tukas Plt Sutiaji di Bitung.

Pak Bambang ini sudah bukan aset kota Malang semata, tetapi sudah menjadi aset bangsa Indonesia karena di berbagai event atau berbagai kota hingga negara lain termasuk perguruan tinggi menghendaki beliau.

“Ini yang menurut saya harus ditiru, termasuk RW di kota Malang harus meniru pak Bambang Irianto karena yang dilakukan ini adalah sesuatu yang memiliki nilai kebaikan dan mengesampingkan ego dengan membawa kebersamaan semua,”ucapnya.

Kemarin Kampung Glintung Go Green sudah kita masukkan sebagai destinasi wisata di kota malang, dimana saat ini kita sedang mengembangkan destinasi wisata budaya karena untuk destinasi alam kota Malang memang tidak memilikinya. Contoh saja Kampung 3G yang dulu tidak dikenal tetapi sekarang sudah dikenal dan banyak dilihat yang merupakan hasil kinerja RW 23 dan akan terus disupport oleh pemerintah. Kehadiran saya di sini merupakan salah satu bentuk support pemerintah kota Malang kepada Kampung Glintung Go Green,”tambahnya.

Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, maka tanggal 3 September 2018 akan ada pelaksanaan kirab dan penyambutan Piala Kalpataru di Balaikota Malang,”pungkas Sutiaji.

Baca Juga :   Musrenbang Klojen, Tangani Pandemi Guna Pemulihan Ekonomi

Sebagai penerima Kalpataru saya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu baik Pemerintah Kota Malang maupun warga Glintung khususnya, penghargaan ini bukan target tetapi mengalir begitu saja seperti apa yang saya lakukan untuk negeri,”pungkas Bambang Irianto penerima Kalpataru kategori Pembina Lingkungan .(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply