Polling: Untari Kokoh Di Puncak, Ali Ahmad Geser Petahana, Hasan Abadi Merangkak Naik

PolitikaMalang – Polling online pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Malang 2020 yang digelar Litbang Politika terus bergulir. Update terbaru hingga 22 November, perolehan tertinggi masih dipegang oleh politisi PDI Perjuangan, Sri Untari. Perempuan yang juga anggota DPRD Jawa Timur dua periode tersebut masih kokoh di posisi puncak dengan prosentase 15 persen. Walau belum resmi menyatakan kesediaan, Untari memang digadang – gadang bakal direkom oleh DPP PDIP sebagai calon Bupati Malang. Bahkan dirinya saat ini mulai aktif membagikan berbagai kegiatannya lewat media sosial.

Menariknya, politisi yang juga ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad justru melesat ke posisi dua dengan perolehan 13 persen. Pelan namun pasti, posisi pria yang juga anggota DPR RI tersebut mampu menggeser posisi petahana yang juga Bupati Malang, Sanusi yang kini turun ke posisi 4 dengan perolehan 10 persen. Sama – sama kader PKB, nama Ali Ahmad dan Sanusi memang santer disebut paling berpeluang mendapat rekomendasi dari DPP PKB untuk menjadi calon Bupati Malang. Popularitas Ali Ahmad memang terus melesat sejak ia terpilih sebagai DPR RI. Sementara Sanusi justru disibukkan dengan berbagai kontroversi seperti mutasi ilegal dan video karaoke di kantor Bupati yang sedikit banyak berpengaruh pada reputasinya.

Kejutan lain, nama Rektor Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, Hasan abadi juga terus merangkak naik. Saat ini, posisinya naik ke peringkat tiga dengan meraih 11 persen, dibawah Sri Untari dan Ali Ahmad. Ketua LP Maarif Kabupaten Malang itu memang dikenal sebagai figur muda Nahdlatul Ulama yang cukup potensial dan diterima banyak kalangan. Bahkan, beberapa saat lalu, dirinya juga telah mendaftar penjaringan calon Bupati Malang lewat PDIP dan NasDem.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

Sementara nama – nama lain seperti ketua DPD Golkar Kabupaten Malang Siadi, Tokoh NasDem Geng Wahyudi, ketua PCNU Kabupaten Malang Umar Usman dan pengusaha asal Kasembon Heri Cahyono yang telah mendeklarasikan diri akan maju lewat jalur perseorangan untuk sementara masih dibawah empat tokoh diatas.

Direktur Litbang Politika, Fahrisudin menyampaikan bahwa dinamika grafik polling adalah hal biasa karena polling memang potret preferensi masyarakat terutama pengguna media sosial yang bisa bergeser dari waktu ke waktu. Pilihannya bisa dipengaruhi beberapa faktor diantaranya tingkat popularitas dan elektabilitas figur.

“Justru bagus jika polling ini dimaknai sebagai “test the water” untuk mengukur sejauh mana figur tersebut disukai publik, karena dikenal saja tidak cukup” ungkapnya.

Ia menambahkan, meskipun banyak figur baru muncul dalam dinamika politik jelang pilkada, namun posisi strategis masih dipegang oleh mereka yang selama ini sudah punya rekam jejak di masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa peran branding politik sangat penting untuk segera dilakukan. Namun bukan mustahil bahwa figur baru akan membuat kejutan jika mampu melakukan akslerasi politik yang tepat.

Menurut Aris, sapaan akrabnya, sampai berita ini dimuat, polling ini telah diikuti oleh lebih dari 3 ribu voters. Polling masih akan berlangsung hingga April tahun 2020 mendatang sebelum tahapan pendaftaran pasangan calon kepala daerah ke KPU. Jika anda belum menentukan pilihan, silahkan klik tautan ini.

Leave a Reply