Prof Bisri: Keuletan Sang Ketua RW Akhirnya Berbuah Manis

PolitikaMalang – Mantan Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS, merasa bangga, keilmuan yang ditularkan kepada ketua Rw 23 Kampung Glintung tak sia sia. Sang Inisiator kampung Glintung go Green 3G Ir Bambang Irianto, akhirnya memperoleh penghargaan Karpataru kategori Pembina.

Saat ditanya PolitikaMalang di kediamannya terkait Kalpataru yang diperoleh Bambang Irianto bulan agustus mendatang, mantan Rektor UB yang kini sibuk diluar kampus karena harus mengelola Pondok Bahrul Mafiro peninggalan almarhum Gus Lukman, jawabannya singkat “Hebat jaga komitmen ”

Bisri menceritakan awal mula penemuannya tentang
Sumur Injeksi atau Injection Well. Pertama yang dilakukan Bisri yaitu membangun sumur injeksi di sejumlah gedung Universitas Brawijaya . Pembangunan sumur ini, membuat UB menjadi pelopor kampus hijau pertama di Indonesia. Demikian dikatakan oleh Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS, Sabtu (21/7)di kediamannya.

Tak hanya di kampus UB, Sumur Injeksi atau Injection Well yang berfungsi untuk mengurangi, menyimpan atau menabung air dan konservasi lingkungan ini
juga diterapkan pada masjid Jami Malang dan di lingkungan kelurahan penanggungan kecamatan Klojen ,termasuk di wilayah kediaman Bisri.

Bisri mengatakan bahwa ide awal dibuatnya sumur injeksi karena melihat jumlah penduduk yang semakin bertambah. Pertambahan jumlah penduduk tersebut diikuti dengan bertambahnya luas kawasan hunian, jumlah fasilitas penunjang seperti pasar, sekolah, kantor dan jalan.

“Sayangnya apa yang saya kakukan dan kami buat dianggap biasa justru temuan saya dianggap aneh membuat sumur di tengah jalan kampung ,”cerita Bisri.

Mendengar kabar Bambang Ir ketua Rw 23 3G Malang mendapat penghargaan sebuah kalpataru dari pemerintah ,Bisri sangat senang luar biasa .”hebat – hebat ini,”ini kata kata yang terucap dari mulut Bisri kagum.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

Dikatakan Bisri satu satunya orang yang mau bekajar dan punya komitmen tinggi ingin kampungnya terbebas dari banjir dan benar benar mengimplementasikan ilmu yang Bisri berikan untuk kampung glintung yang saat itu masih kumuh dan selalu banjir jika turun hujan,yaitu ketua rw 23 Bambang Irianto.

Bambang Ir, Awalnya bekerja sendiri membuat sendiri , ditentang ,diolok bahkan sampai pernah disebut RW gila, pria berkacamata yang biasa dipangnggil Bambang Ir ini, diikuti warganya setelah melihat hasil fungsi sumur Injeksi binaan dari Rektor UB Prof Bisri Kala itu ternyata bisa mengatasi banjir.

Gerakan menabung air diterapkan di kampung glintung dan Bambang ir memberanikan diri secara mandiri mengikuti event besar hingga masuk final di cina.

Dalam event final Lomba Guangzhou Award 2016, Kampung 3G Kota Malang melalui inovasi Gerakan Menabung Air (Water Banking Movement) berhasil masuk dalam 15 besar menyisihkan 301 inovasi lain dari kota-kota se-dunia dan melakukan presentasi final di Guangzhou pada awal Desember 2016 lalu hasilnya luar biasa menjadi finalis terbaik.

Sejak saat itu , berbagai tamu pejabat Nasional bahkan dunia molai berdatangan ke kampung 3G untuk melihat langsung kondisi kampung yang sudah berubah 280 derajad dari aslinya.

Beberapa bulan kemudian kampung 3G kedatangan tamu istimewa dari delegasi Guangzhou International Award for Urban Innovation Organizing Committe, China. Banyak yang dipelajari delegasi China tersebut di kampung konservasi air itu. Terutama konservasi air dan penghijauan. Bahkan, berkat keunikan serta inovasi yang benar-benar terbukti beramanfaat, pihak delegasi dari Guangzhou akhirnya membuat sebuah film di Kampung 3G yang akan diputar di China.

“Keberhasilan membangun infrastruktur lingkungan tidak akan bermanfaat manakala dalam SDM warganya tidak ikut dibangun,”pungkas Bambang Ir. sang iniator kampung 3G dalam Closing Statementnya.(*)

Baca Juga :   Mutasi Besar Diawal Tahun, Sutiaji Lantik 31 Pejabat di Pemkot Malang

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply