Reses, Fadli Bahas Tuntas Soal RTH

PolitikaMalang – Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang ternyata masih sangat minim. Data jumlah RTH masih berkutat di kisaran 2,3 persen sampai 2,5 persen saja.Sedangkan, RTH Kota Malang dalam Undang-undang mencapai 30 persen. Kota Malang sangat kehilangan Ruang Terbuka Hijau.

Dalam reses anggota DPRD, Mohammad Fadli, menyampaikan, penyebab terjadinya kehilangan RTH yakni pembangunan Mall dan Ruko yang menyebabkan penurunan RTH. Berdasar aturan perundangan, suatu wilayah minimal harus memiliki RTH sebesar 30 persen, dengan rincian RTH publik 20 persen dan RTH privat 10 persen.

Fadli yang merupakan dapil Lowokwaru, yang turut serta mengundang beberapa perwakilan masyarakat dari kelurahan di Lowokwaru. Yang menghelar reses di Cafe Samudro, Rabu, (6/12).

Fadli mengaku telah mengaspirasi dari masyarakat dan akan mengawal, bagaimana proses pelaksanaan dari pemerintah kota Malang.

“RTH Merjosari yang sudah saya kawal, inshaallah tahun 2018 ini bisa di kerjakan, ini janji dari kepala dinas,” ujar Fadli.

Fadli berharap RTH tidak hanya di lakukan di tengah Kota, namun harus di laksanakan di setiap kelurahan kota Malang. Fadli juga mengimbau kepada Pemkot Malang agar mempertahankan RTH yang ada, dan tidak disulap menjadi bangunan atau menambah wahana yang justru merusak RTH.

Selain itu Pemkot harus mengarahkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk membuka lahan baru, jangan hanya untuk renovasi taman dan sejenisnya.Dan, Pemkot juga harus menyisikan anggaran untuk membeli lahan baru yang digunakan untuk keperluan menambah RTH.

“Kita harus mendengarkan aspirasi masyarakat, ini demi kebaikan kota Malang juga kedepannya nanti,” imbuhnya.

Baca Juga :   Musrenbang Klojen, Tangani Pandemi Guna Pemulihan Ekonomi

Leave a Reply