Sekda Kabupaten Malang: Milenial Job Fair Tekan Angka Pengangguran

PolitikaMalang – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Muljono, M.T membuka secara resmi Milenial Job Fair 2019 di Halaman luar Stadion Kanjuruhan Kota Kepanjen, Rabu (13/11) siang. Kegiatan yang diprakarsai Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang ini berlangsung selama dua hari dengan tujuan kurangi jumlah pengangguran di wilayah Kabupaten Malang. Pembukaan secara resmi dengan ditandai penekanan tombol oleh Pak Sekda, sapaan akrab Didik didampingi Kepala Disnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo. Job Fair ini pun langsung diserbu oleh ribuan para pencari kerja baik lulusan mulai dari setingkat SMA/SMK, S1 hingga S2.  

Kegiatan rutin yang digelar Disnaker setiap tahunnya ini terangkum dalam rangkaian acara memeriahkan Hari Jadi ke 1259 Kabupaten Malang. Job Fair dinilai sangat efektif untuk menjaring tenaga kerja baru pada masyarakat Kabupaten Malang. Kali ini, diikuti 80 perusahaan dan sejumlah instansi serta TNI dan Polri. Khusus perusahaan yang ikut ambil bagian tidak hanya berasal dari wilayah Malang Raya saja namun juga dari daerah lain di Jawa Timur, serta perusahaan yang beskala internasional. Sementara, ada perbedaan dengan Job Fair lainnya, lantaran Disnaker sejak tahun lalu juga menyediakan stand bagi TNI/Polri untuk melakukan sosialisasi perekrutan anggota TNI/Polri baru.

‘’Adanya Milenial Job Fair ini diharapkan dapat menekan angka pencari kerja di wilayah Kabupaten Malang. Para pencari kerja ini jangan disebut pengangguran, tapi belum mendapatkan kesempatan kerja. Saya berharap, semua yang ada disini bisa mendapatkan pekerjaan sesuai diinginkan. Diharapkan ke depannya masing-masing pemerintah tingkat Kecamatan memiliki komitmen untuk memfasilitasi para pencari kerja agar bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Setiap kecamatan bisa bekerjasama dengan setiap perusahaan yang ada di wilayahnya, seperti yang dilakukan Disnaker dengan sekolah-sekolah,” terang Pak Sekda dalam arahannya mewakili Bupati Malang, H. M. Sanusi, M.M.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

Tak ketinggalan, Didik berpesan kepada para pencari kerja selalu mengikuti prosedur serta tahapan-tahapan yang di persyaratkan penyedia kerja. Jika sudah mendapatkan pekerjaan, kata beliau, mereka harus benar-benar amanah, disiplin, taati peraturan perusahaan, dan jaga kondusifitas di perusahaan. Dengan demikian, lahirlah rasa nyaman dari apapun. Sehingga, Pak Sekda berpesan agar pada Milenial Job Fair ini dimanfaatkan semaksimal mungkin, dengan menangkap informasi yang ada dan ambil kesempatan sebaik-baiknya. Dalam catatannya, jumlah pengangguran masih mencapai 45 ribu orang.

‘’Tetapi yang jelas Pemkab Malang melalui Dinas Tenaga Kerja dengan adanya kegiatan Job Fair ini sudah berusaha dan mengupayakan bagaimana tingkat pengangguran ini bisa dikurangi. Harapannya , Job Fair ini bukan hanya digelar setahun sekali, namun diupayakan bisa empat kali dalam setahun. Pemkab Malang juga berterima kasih kepada para pimpinan perusahaan, instansi dan TNI Polri serta yang mendukung kegiatan ini, telah memberikan informasi dan termasuk kepada pencari kerja,” terangnya saat ditanya awak media seusai membuka Milenial Job Fair 2019.

Pak Sekda juga punya harapan, bahwa di tingkat kecamatan atau para Camat memberikan kesempatan dan menggelar kegiatan semacam ini. Kegiatan Job Fair yang digelar Disnaker ini harus menjadi contoh atau protipe Job Fair di tingkat kecamatan. Misalnya, tingkat kecamatan digelar Job Fair Mini. Dengan demikian, tingkat pengangguran minimal bisa dikurangi secara signifikan. Pasalnya, Job Fair ini bisa mengurangi angka pengangguran mencapai sebanyak 25 persen. Disisi lain, beliau menjelaskan, Pemkab Malang juga menyiapkan program lainnya dan memaksimalkan program dari Pemerintah Pusat dengan memberikan lowongan kuota CPNS yang merupakan memberikan kesempatan bagi para pencari kerja. Serta, upaya membuka lapangan kerja baru. Dengan cara, Pemkab tetap berkoordinasi dengan perusahaan, instansi pemerintah lainnya, serta TNI dan Polri.

Baca Juga :   Jaga Keharmonisan Keluarga, Gus Ali Ahmad Apresiasi Griya Curhat

‘’Bagaimana bisa memberikan kesempatan lowongan pekerjaan dengan menginformasikan secara langsung. Bisa disampaikan melalui Job Fair ataupun dari media. Sehingga mereka bisa mendapatkan pekerjaan, melainkan juga mencetak produk dan pekerjaan sendiri. Misal kita gandeng UMKM sehingga ada kerjasama dan lowongan pekerjaan baru. Pemkab Malang siap mendukung program Presiden Joko Widodo punya kebijakan menyalurkan Kartu Kerja dalam waktu dekat. Pemkab Malang berharap, Kartu Kerja yang sangat luar biasa ini harus tepat sasaran bagi mereka yang memang mencari pekerjaan. Sehingga bekerja dan dimana akan selalu diberikan informasi,” pungkas Didik. 

Leave a Reply